Warga Antusias Kumpulkan Koin untuk Bayar Denda ‘Save Rohingya’ Bobotoh, Ini Buktinya

Yana Umar

Yana Umar

POJOKBANDUNG.com, PERSIB- Koreografi save Rohingya yang dibuat Bobotoh di laga Liga 1 2017 kontra Semen Padang berbuntut sanksi denda Rp50 juta dari PSSI.


Alih-alih terkena sanksi, Persib justru panen dukungan dari berbagai kalangan.

BACA JUGA:

Wakil Ketua MPR Buka Suara Soal Koreo Save Rohingya Bobotoh

PSSI Aneh, Persib Didenda Rp50 Juta Hanya karena Aksi ‘Save Rohingya’ Bobotoh

Aksi ‘patungan koin’ menjadi salah satu langkah nyata masyarakat dalam memberikan dukungan atas aksi kemanusiaan yang dilakukan Bobotoh tersebut.

Selain di Stadion Sidolig Bandung, masyarakat juga dapat melakukan donasi secara online melalui sharinghappiness.org.

Dirigen Viking Persib Club (VPC), Yana Umar mengungkapkan soal donasi ini seperti dikutip laman sharinghappiness.org.

“Buat bobotoh yang mau ikutan koin buat PSSI bisa langsung datang kesini (Sidolig). Atau yang mau online atau via transfer bisa langsung ke sharinghappiness.org,” ucapnya.

“Kita transparan, kalau pun ada lebihnya Insyaallah kita akan donasikan juga langsung ke rohingya,” timpalnya.

(youtube/sharinghappiness.org)

Antusias Bobotoh dan warga terkait aksi pengumpulan koin untuk PSSI ini begitu besar.

Yana mengutarakan, sejak hari pertama Kamis (14/9/17) pengumpulan koin digelar di Stadion Sidolig, kotak yang tersedia untuk menampung koin mulai penuh, sehingga pihaknya pun sampai-sampai menyediakan 3 tong drum tambahan.

Sementara, di website sharinghappiness.org sendiri hingga kini sudah terkumpul dana dari masyarakat untuk membayarkan sanksi denda ke PSSI itu mencapai angka lebih dari Rp 15 Juta.

Dana donasi sebesar itu diperoleh hanya dalam waktu sehari sejak dibukanya donasi untuk Persib, Kamis (14/9).

(*ca/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

Bos Aquabike Kagumi Waduk Jatiluhur

RADARBANDUNG.ID, PURWAKARTA- Even internasional Aquabike World Championship Grand Prix Indonesia 2 akan digelar di waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, 9 hingga …