Ayo PSSI Gak Usah Malu, Segera Cabut Sanksi ‘Save Rohingya’ Persib!

Koreografi save Rohingya Bobotoh dalam pertandingan Persib vs Semen Padang, Sabtu (9/9) Foto: @officialvpc

Koreografi save Rohingya Bobotoh dalam pertandingan Persib vs Semen Padang, Sabtu (9/9) Foto: @officialvpc

POJOKBANDUNG.com- ANGGOTA DPR RI Ledia Hanifa Amaliah pertanyakan keputusan PSSI menghukum Persib Bandung soal save Rohingya. Sebab aksi para Bobotoh itu dinilai sebagai aksi solidaritas.


Sebelumnya, Bobotoh memang melakukan koreografi bertulis Save Rohingya saat lawan Semen Padang akhir pekan lalu. Hal itu akhirnya membuat PSSI jatuhkan sanksi Rp50 juta kepada Persib lantaran dianggap bermuatan politis.

BACA JUGA:

Wow! Patungan Koin untuk Bayar Denda Koreo Save Rohingya Bobotoh ke PSSI Tembus Rp 15 Juta

Warga Antusias Kumpulkan Koin untuk Bayar Denda ‘Save Rohingya’ Bobotoh, Ini Buktinya

Hukuman itu menuai komentar pro/kontra. Tak terkecuali Ledia Hanifa. Anggota Komisi X DPR RI itu mengutarakan, hukuman itu tak berdasar lantaran Bobotoh sebenarnya cuma menunjukkan rasa solidaritas.

Wakil Ketua MPR Buka Suara Soal Koreo Save Rohingya Bobotoh

PSSI Aneh, Persib Didenda Rp50 Juta Hanya karena Aksi ‘Save Rohingya’ Bobotoh

“Saya perlu mengingatkan PSSI, apa sih inti sebenarnya dari event olahraga? Untuk menjunjung tinggi sportivitas dan solidaritas bukan? Maka, aksi bobotoh terkait pembuatan koreografi Save Rohingya adalah bukti bahwa bobotoh punya solidaritas kemanusiaan. Solidaritas pada sebuah aksi kekerasan yang melanggar hak asasi manusia,” ungkap Ledia dalam rilisnya.

Menurutnya, PSSI sudah gegabah menjatuhkan sanksi kepada Persib. PSSI, lanjut dia, justru memperlihatkan betapa gampangnya mengaitkan aksi itu sebagai tindakan politis atau SARA.

“Sila kedua Pancasila berbunyi, ‘Kemanusiaan yang Adil dan Beradab’ telah menegaskan kebeperihakan kita akan perlunya menegakkan keadilan kemanusiaan. Kalau PSSI menganggap aksi solidaritas kemanusiaan sebagai kesalahan, apa ini bukan berarti PSSI tengah mencederai nilai-nilai Pancasila?,” tanya dia.

Ia berharap PSSI segera merevisi keputusannya kepada Persib. “Tak usah malu. Justru kalau PSSI bersikeras dengan keputusannya akan membuat orang bertanya: sebenarnya PSSI mau menunjukkan keberpihakan pada apa dengan mengganggap aksi koreografi “Save Rohingya” sebagai kesalahan?,” tandas dia.

(ies/JPC)

Loading...

loading...

Feeds