PSSI Aneh, Persib Didenda Rp50 Juta Hanya karena Aksi ‘Save Rohingya’ Bobotoh

Koreografi Bobotoh saat lawan Semen Padang. (Twitter @Gilang_mahesa)

Koreografi Bobotoh saat lawan Semen Padang. (Twitter @Gilang_mahesa)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Wakil Ketua DPRD Jabar Haris Yuliana sumbang uang koin aksi protes Bobotoh Persib Bandung terhadap PSSI yang telah memberikan sanksi kepada Bobotoh terkait aksi koreografi solidaritas Rohingnya pada sesi pertandingan Liga1 beberapa waktu lalu.


Haris mendatangi Sekretariat Bobotoh di Stadion Sidolig, Jalan A. Yani Kota Bandung, Jumat (15/9) untuk memberikan koin sebagai bentuk jawaban atas sanksi yang diberikan PSSI.

BACA JUGA:

Demi Persib, Bobotoh Galang Dana untuk Bayar Sanksi ke PSSI

‘Save Rohingya’, Viking Tak Peduli Koreo Atraktifnya Dijatuhi Sanksi Komdis PSSI

Ia menilai, hukuman yang diberikan kepada Bobotoh Persib dengan denda Rp50 juta sangatlah tidak tepat.

Sebab, aksi yang dilakukan bobotoh waktu itu benar-benar spontanitas sebagai rasa empati atas tragedi kemanusiaan yang menimpa Rohinya, Myanmar. Terlebih, Rohingya sudah menajdi isu nasional, bahkan internasional.

“Pemerintah kita juga sudah bergerak, masyarakat Indonesia juga bergerak. Bahkan, besok nanti ada masyarakat yang akan turun ke Jakarta juga,” jelas Haris usai sumbang koin PSSI.

Menurutnya, sikap Bobotoh yang melakukan aksi koreografi dengan membentuk tulisan Save Rohinya bukan persoalan politik ataupun SARA. Melainkan, masalah kemanusiaan dan sudah mendapat perhatian publik dunia secara luas.

Bahkan, ia mengaku sangat mendukung setiap aksi solidaritas Rohingya oleh siapapun termasuk Bobotoh. Sayangnya, PSSI malah merespon negatif. “Jadi, gerakan mengumpulkan koin ini sebetulnya ingin mewujudkan kesadaran kepada PSSI, syukur-syukur merubah keputusannya,” kata Haris.

Menurutnya, keputusan PSSI terbilang aneh dan tidak memiliki dasar yang jelas. Sebab, selama ini pemerintah juga telah memberikan bantuan kemanusiaan kepada Rohingya.

(atp/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds