PRIHATIN, Angka Anak Putus Sekolah di Kota Cimahi Tinggi

Ilustrasi (ist)

Ilustrasi (ist)

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI- Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi masih dihadapkan pada tingginya angka anak putus sekolah di usia produktif.


Data dari Dinas Pendidikan setempat menyebutkan, ada 1.500 anak yang putus sekolah di kota dengan tiga kecamatan itu, berdasarkan pendataan disetiap RT dan RW.

BACA JUGA:

Ridwan Kamil Mencari Anak-Anak Putus Sekolah

Mayoritas Sekolah di Cimahi Belum Siap Terapkan “Full Day School”

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan mengatakan, di era global seperti saat ini, pendidikan jelas harus diprioritaskan. Maka, pihaknya akan berupaya mendalami faktor penyebab banyak anak di Cimahi yang putus sekolah.

Apabila faktor ekonomi yang dominan menyebabkan anak putus sekolah, maka Disdik akan mendorong pemberian bantuan dana pendidikan, selain bantuan program Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Badan Akreditasi Provinsi Sekolah/Madrasah Jawa Barat Resmi Terbentuk

“Dari jumlah data yang ada sekarang (angka 1.500) ini harus ditelaah dulu apa penyebab anak tidak sekolah. Apakah faktor anaknya tidak mau sekolah, keluarganya atau ada alasan lainnya. Itu yang kan kami dalami,” kata Dikdik, Selasa (12/9).

Ia menyebutkan, anak-anak putus sekolah terbanyak terdapat di wilayah Cimahi Selatan. Dari hasil pendataan itu, lanjutnya, pihaknya akan melakukan analisis mana saja dari anak putus sekolah yang bisa kembali belajar di sekolah reguler atau diikutsertakan dalam program paket A, B dan C.

“Langkah itu akan dilakukan agar anak-anak bisa kembali mendapatkan pendidikan,” ujarnya.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan instansi lain, seperti dinas sosial dan aparat kewilayahan untuk sama-sama memecahkan persoalan ini,” pungkasnya.

(gat)

Loading...

loading...

Feeds