Murid SD-SMP di Bandung Diajak Nonton Wayang Golek

wayang golek. Foto: Mur

wayang golek. Foto: Mur

Murid SD-SMP di Bandung Diajak Nonton Wayang Golek


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung mengadakan pagelaran wayang golek di Pendopo Kota Bandung Jalan Dalemkaum.

Kerja sama dilakukan untuk memberikan pendidikan seni untuk siswa-siswi SD dan SMP. Acara yang akan digelar adalah seni wayang golek.

“Jadi karena ini swadaya, untuk sementara, kami menggelarnya hanya dua minggu sekali di Pendopo, dengan kapasitas murid yang juga terbatas,” ujar Kadisbudpar Kota Bandung Dewi Kaniasari.

Perempuan yang akrab disapa Keny ini mengatakan, acara tersebut digelar untuk memensukseskan program pembentukan karakter siswa siswi SD dan SMP mendukung program Bandung Masagi.

“Dalam pagelaran wayang ini, kan menceritakan keteladanan,” katanya.

Harapan dengan digelarnya acara ini, juga untuk melestarikan kebudayaan Sunda, yang pada gilirannya bisa melestarikan, dan mewariskan kepada generasi penerus.

Keny mengatakan, siswa pada dasarnya antusias dengan acara semacam ini. Sayangnya acara seperti ini belum banyak digelar, sehingga masih kalah dibandingkan dengan acara-acara panggung modern.

“Kalau acara semacam ini banyak digelar, otomatis akan lebih mudah memberikan pembelajaran kepada siswa,” paparnya.

Besar harapan Keny, banyak sponsor yang mendukung acara semacam ini, sehingga bisa digelar di banyak tempat, dengan frekuensi lebih sering.

“Kalau sekarang dua minggu sekali di Pendopo, nanti bisa setiap minggu di tempat yang lebih banyak,” katanya.

Pagelaran kali ini diikuti 300 orang siswa-siswi SMP, yang terdiri dari SMP Pasundan 1 dan 2, dan SMPN 43 Kebon Kalapa.

Sebelum pagelaran wayang golek dimulai, siswa diperkenalkan berbagai alat musik tradisional Sunda. Dengan digawangi Dalang Wawan Gunawan Dede Amung Sunarya, pagelaran wayang golek digelar dengan lakon Gatot Kaca Sabda Guru.

Siswa Siswi tampak senang dan antusias, karena pagelaran yang seluruhnya disajikan dalam bahasa Sunda tersebut, diselingi dengan cerita lelucon Si Cepot, Gareng dan Dewala.

(mur)‎

Loading...

loading...

Feeds

SAPA Alfamart, Solusi Belanja Saat Pandemi

POJOKBANDUNG.com – Masa PSBB yang diberlakukan di beberapa kota/ kabupaten membuat toko ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari terpaksa buka lebih …

Jonggol Jadi Jalur Pengiriman Motor Curian

POJOKBANDUNG.com, BOGOR – Wilayah Jonggol menjadi jalur pengiriman hasil pencurian kendaraan bermotor sindikat Cianjur yang diamankan Polres Bogor. Tak jarang, …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …