FSRD Maranatha Gelar “Hajad Jagad 2017”, Masyarakat Kudu Melek Desain

Rektor Universitas Kristen Maranatha  Prof Armein Zainal Rahmat Langi saat melihat karya mahasiswa di pameran “Bahasa Rupa dari Masa ke Masa” Selasa (5/9/2017). Foto: Mun

Rektor Universitas Kristen Maranatha Prof Armein Zainal Rahmat Langi saat melihat karya mahasiswa di pameran “Bahasa Rupa dari Masa ke Masa” Selasa (5/9/2017). Foto: Mun

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Kristen Maranatha menggelar Festival Seni Hajad Jagad, 5-7 September 2017.


Festival yang telah menjadi ikon FSRD Maranatha sejak 2008 ini menghadirkan rangkaian pameran karya, seminar, workshop dan juga kompetisi nasional.

Pada pembukaan menghadirkan pameran “Bahasa Rupa dari masa ke Masa” dan seminar “Bahasa Rupa Go Internasional “ bersama Prof Dr Primadi Tabrani. Even ini dihadiri langsung Rektor Universitas Kristen Maranatha Prof Armein Zainal Rahmat Langi, Selasa (5/9/2017).

Ketua Panitia Hajad Jagad 2017, Yuma Chandrahera mengatakan, acara ini merupakan bentuk penghargaan kepada rektor atas kontribusinya yang luar biasa dalam pengembangan ilmu seni rupa dan desain, mulai teori kreasi, gambar anak, proses belajar hingga bahasa rupa.

Hajad Jagad 2017 merupakan bagaian dari pre-event Bandung Desain Bienale (BDB) yang akan berlangsung pada November nanti. “Acara ini bertujuan mengenalkan segala macam desain kepada masyarakat,” terang Yuma.

Selain memamerkan karya mahasiswa dan sejumlah universitas mitra dari dalam dan luar negeri, dalam rangkaian Hajad Jagad ini juga diselengarakan berbagai macam workshop, seminar dan lomba dengan topic-topik desain, fashion, interior, hingga game, yang diikuti masyarakat umum.

Hajad Jagad 2017 mengangkat tema ”Interactivity”, bekerjasama beberapa institusi pendidikan dari dalam dan luar negeri (Guang Xi Arts Institute, Institut Teknologi Bandung, Universitas Komputer Indonesia dan Universitas Pasundan), asosiasi profesi seperti Himpunan Desain Interior (HDII), Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), Industri dan Pemerintah Kota Bandung.

“Salah satu tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak sehingga dapat meningkatkan kemampuan entrepreneurship mahasiswa di dunia global,” tutup Yuma.

(mun)

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Sumbat Sungai, Aktivis Demo

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Terkait timbunan sampah yang kerap menyumbat aliran Sungai  Cigadung yang berasal dari gundukan sampah di tempat pembuangan …

Setahun Zona Merah di Indonesia

PADA 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat, terpapar virus mematikan Covid-19. Setelah pengumuman menyeramkan itu, suasana …

46 Warga Kampung Jati Dievakuasi

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI – Aktivitas bencana pergerakan tanah yang memprakporandakan tiga perkampungan penduduk di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, kian meluas …