Dirdik KPK Vs Novel, Kapolri Mau Menahan Diri

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Tito Karnavian, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kesehatan Nila Djuwita F. Moeloek, memantau pos Pelayanan Lebaran 2017 di Cileunyi, Bandung. FOTO: Atep Kurniawan/Pojokbandung.com

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Tito Karnavian, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kesehatan Nila Djuwita F. Moeloek, memantau pos Pelayanan Lebaran 2017 di Cileunyi, Bandung. FOTO: Atep Kurniawan/Pojokbandung.com

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menolak berkomentar terkait perseturuan antara Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Brigjen Aris Budiman dengan Novel Baswedan.


Menurut Tito, tanggapannya mengenai konflik antarkeduanya bisa menimbulkan polemik baru.

“Saya tidak ingin memberikan komentar mengenai permasalahan anggota Polri yang tugas di KPK. Saya menahan diri,” kata Tito usai melantik enam kapolda di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (5/9/2017).

Baca Juga:

KPK Tangkap Pejabat Kemenhub, Barang Buktinya Mata Uang Asing

KPK OTT Lagi, Kali Ini Ciduk Pejabat Kemenhub

Mantan Penasehat KPK Sebut Presiden Jokowi “Pahlawan Penghutang”

Tito menyerahkan kasus antara keduanya ke ranah hukum. Di samping itu, Tito mengaku tidak akan memberi komentar terkait Aris yang melaporkan Novel dengan perkara penghinaan itu.

Menurut Tito, tanggapannya bisa memicu konflik antarinstitusi. “Saya tidak ingin Polri berbenturan dengan KPK,” tegas Tito.

Selain itu, Tito menyerahkan laporan Aris ke ranah hukum. Dia memastikan tidak akan mengintervensi agar kasus tersebut diproses secara objektif dan profesional.

“Nah permasalahan-permasalahan yang ada, kami juga menghargai apa yang dilakukan Aris Budiman,” tandas Tito.

“Karena AB ini terkenal sebagai sosok yang selama dia di KPK sosok yang jujur, pekerja keras, cerdas. Dia juga doktor. Dia juga yang hobi belajar.”

(Mg4/jpnn)

Loading...

loading...

Feeds