PDAM Bandung bagi-bagi Air Gratis untuk Warga 

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Debit air di sumber air baku menurun, Perusahaan Daerah Air Minum, (PDAM) Tirtawening Kota Bandung bagi-bagi air geratis untuk warga.


“Kami membagikan air untuk warga, tidak hanya untuk pelanggan, tapi juga untuk yang bukan pelanggan,” ujar Direktur Utama ( Dirut) PDAM Tirtawening Kota Bandung Sonny Salimi Kepada wartawan Senin (4/9/2017).

Sonny mengatakan, pembagian air ini gratis, tapi harus mengajukan secara berkelompok. PDAM sendiri, lanjut Sonny, tidak mengatur pendistribusian, hanya mengantar air ke lokasi.

Baca Juga:

Hadapi Kemarau Panjang, PDAM Bandung Akan Manfaatkan Enam Sungai

Hemat Air dari Sekarang, Debit PDAM Tirtawening Kota Bandung Berkurang Hingga 40 Persen

“Kami hanya mengedrop saja. Untuk pendistribusian ke warga, diatur sendiri oleh warga,” terangnya.

Untuk warga yang ingin mengajukan permohonan secara individu, bisa mendapatkan namun tidak geratis.

“Kami menjual air tengki dengan harga Rp180 ribu per tengki. Kami jamin tidak ada biaya tambahan, jika ada biaya tambahan, bisa langsung laporkan ke kami,” paparnya.

Menurut Sonny, kekurangan air ini sudah berlangsung selama tiga minggu terakhir. Karena menurunnya debit air di Situ Cileunca, sebesar 1 ribu liter per detik, sehingga sekarang hanya mengalirkan debet air 700 liter per detik dalam 6 jam.‎

Dalam sehari, pihaknya menerima sekitar 20-24 lokasi, sementara lokasi yang dipenuhi hanya 2-5 lokasi per hari. Dengan kapasitas 12 unit mobil tengki kapasitas 3 ribu – 5 ribu liter, 10 pick up, kapasitas 2 ribu liter.

“Untuk kebutuhan ini, air diambil dari sintalasi Badak Singa. Karena lokasinya yang berada di tengah kota. Sehingga lebih dekat ke pemukiman warga,” tegasnya.

Loading...

loading...

Feeds