Timnas Indonesia Senior Lawan Negara Kecil Fiji, Permainan Harus Enak Ditonton

Pemain timnas-Indonesia senior. Foto: Wahyudin/jawapos

Pemain timnas-Indonesia senior. Foto: Wahyudin/jawapos

Ya, setidaknya dengan adanya empat bek tangguh, Manahati Lestusen, Fachruddin Aryanto, Ahcmad Jufriyanto dan Alfarizi yang berada di sektor belakang, setidaknya bisa memberikan rasa aman bagi mereka di lini tengah.


“Jadi, kosentrasi pemain sudah lebih pada menyerang,” tegas pelatih berusia 51 tahun itu.

Memang, terlepas dari itu, pertandingan tersebut adalah salah satu tantangan baru bagi Milla.

Sebab, itu adalah pengalaman pertama dia mendampingi langsung skuad Merah Putih sejak pertama kali dipercayakan sebagai pelatih Timnas pada Januari lalu. Artinya, dia harus bekerja lebih cepat untuk bisa beradaptasi dengan pemain.

Selain itu, laga tersebut juga menjadi pertandingan pertama bagi Boaz Solossa dan kawan-kawan setelah keluar sebagai runner up di Piala AFF 2016 lalu.

Baca Juga:

Ini Tiga Alasan Mengapa Timnas U-22 Indonesia Tak Boleh Dicaci

Timnas Indonesia Kalah, Evan Dimas Minta Maaf dan Sampaikan Kalimat Bijak Ini

Luis Milla Bangga Bersama Timnas dan Akan Tetap Berada di Indonesia…

Sebenarnya, ada tiga pertandungan FIFA matchday yang sudah diikuti oleh Indonesia. Masing-masing lawan Myanmar, Puerto Rico dan Kamboja. Namun, PSSI lebih mempercayakan skuad Timnas U-22 untuk mewakili Indonesia.

Andik Vermansah menambahkan, meski komunikasi Milla hanya menggunakan bahasa Spanyol, dia dan rekan-rekannya merasa tidak kesulitan untuk menjalankan instruksi sang pelatih.

“Apalagi, strategi dari Milla tidak jauh berbeda dengan apa yang saya dapatkan di klub. Jadi, saya sudah bisa membayangkan kami akan bermain seperti apa,” kata penggawa Selangor FA itu.

Di sisi lain, pelatih Fiji, Christophe Gamel telah sadar diri bahwa mereka bukan negara yang ideal untuk menguji kekuatan sepak bola Indonesia.

Loading...

loading...

Feeds