Serang Pos Polisi, Baku Tembak, 71 Militan Rohingya dan Tentara Tewas

Tentara Myanmar Saat Baku Tembak dengan Militan Rohingya (Foto: AFP)

Tentara Myanmar Saat Baku Tembak dengan Militan Rohingya (Foto: AFP)

POJOKBANDUNG.com- PERISTIWA baku tembak terjadi antara tentara aparat negara dan militan Rohingya akibat menyerang pos polisi di Rakhine, Myanmar utara, Jumat (25/8/2017).


Laporan awal menyebutkan 32 orang tewas dalam insiden tersebut, namun kabar terbaru tercatat sedikitnya 71 orang tewas tewas termasuk 12 tentara Myanmar.

BACA JUGA:

1.250 Rumah Dibakar, 100 Tewas, 400 Orang Ditangkap

Pengacara Muslim Tewas Ditembak Usai Kunjungi Indonesia

Menurut kantor berita Perancis, AFP, kekerasan berawal dari serangan oleh ratusan gerilyawan Rohingya. Mereka mengepung pos-pos perbatasan di Rakhine dan membunuh 12 tentara.

Pihak berwenang Myanmar mengatakan, kontak senjata tidak terhindarkan. Kekerasan dalam satu hari dengan korban paling tinggi, baru terjadi dalam insiden kontak senjata pada Jumat ini.

Pertempuran kali ini terjadi di sekitar kota Rathedaung, di mana telah terjadi peningkatan jumlah pasukan Myanmar dalam beberapa pekan ini.

Sekitar 20 pos polisi diserang pada Jumat dini hari oleh sekitar 150 gerilyawan.

Beberapa penyerang membawa senjata api dan menggunakan bahan peledak buatan sendiri, kata militer Myanmar.

“Personil militer dan polisi saling mendukung untuk melawan teroris Bengali yang ekstremis,” kata Panglima Tertinggi Militer Myanmar, Min Aung Hlaing, dalam sebuah pernyataannya di Facebook.

Seorang warga di Maungdaw, kota utama di Rakhine utara, mengatakan, tembakan terdengar sepanjang Kamis malam hingga Jumat pagi.

“Kami masih mendengar suara tembakan sekarang, kami tidak berani keluar dari rumah kami,” kata penduduk itu melalui telepon, meminta tidak disebutkan namanya, pada Jumat siang.

(pojoksatu/ca)

Loading...

loading...

Feeds