Bahaya Kurang Gerak, Aher: Hayu Ngagowes

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) dan Netty Heryawan bersepeda bersama Komunitas Bike to Work

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) dan Netty Heryawan bersepeda bersama Komunitas Bike to Work

POJOKBANDUNG.com – Gaya hidup bisa memancing berbagai penyakit mematikan. Gaya hidup tersebut meliputi  konsumsi makanan cepat saji, minuman berkarbonasi, terlalu banyak aktivitas statis seperti duduk teralu lama, hingga gerak atau olahraga.


Kebiasaan tersebut dapat membatasi proses metabolisme tubuh dan meningkatkan resiko munculnya penyakit-penyakit yang berbahaya.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengungkapkan hal tersebut pada acara bersepeda bersama dengan Komunitas Bike to Work (B2W) Indonesia, dalam rangka peringatan hari jadi B2W ke-12, Minggu (27/08/2017).

“Salah satu upaya agar tetap sehat adalah banyak gerak. Bersepeda misalnya,” kata Aher dalam sambutannya.

Baca Juga:

Freeletics Lagi Hits di Bandung Nih! Sudah Coba Belum?

Ternyata Donor Darah Membantu Diri Sendiri

Start di Gedung Negara Pakuan, iring-iringan bergerak melintasi jalan Kebon Kawung-Pasir Kaliki- ajajaran-Cihampelas bawah-Wastukencana-Riau-Banda dan berakhir di Gedung Sate, Jalan Diponegoro.

Aher memandang, menumbuhkan kembali semangat berolahraga pada masyarakat sangatlah penting. Ia berharap kegiatan-kegiatan seperti bersepeda bersama dapat menarik minat masyarakat agar kembali ingin menyehatkan tubuh melalui olahraga.

“Memasyarakatkan olahraga amat sangat penting.  Mudah-mudahan (kegiatan) ini bisa mendongkrak lagi minat bersepeda dalam kehidupan sehari-hari. Kita bangkitkan semangat olahraga dengan bersepeda!,” ujar Aher.

Melengkapi pernyataan Aher, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan pun mengungkapkan bahwa untuk menerapkan hidup sehat diperlukan adanya prinsip beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) yang tidak hanya memerlukan kebiadaan berolahraga, tetapi juga asupan gizi pada tubuh.

Sedangkan dalam konteks fisik, Netty menekankan pentingnya kegiatan olahraga terutama di era globalisasi seperti saat ini.

“Ukuran sehat jasmani dan rohani harus dipenuhi berbagai unsur, terutama asupan gizi yang memenuhi kebutuhan kita melakukan aktivitas sehari-hari,” kata Netty ditemui usah acara bersepeda.

“Mau tidak mau, era globalisasi dan modern ini membuat orang-orang kurang bergerak. Oleh karena itulah, aktivitas fisik dan olahraga menjadi sebuah keniscayaan agar kita terhindar dari berbagai penyakit degeneratif yang mengancam kehidupan manusia di era global,” tutupnya.

(mun)

Loading...

loading...

Feeds

DWP Jabar Gelar Pelatihan Budi Daya Tanaman Hias

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana …

Petugas Temukan Kompor Listrik di Lapas Banceuy

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Banceuy melakukan razia terhadap warga binaannya untuk menyikapi kejadian kejadian di masyarakat, …

Penerima Vaksinasi Masih Fleksibel

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketentuan siapa yang bisa menerima vaksin Covid-19, masih fleksibel. Pasalnya, belum ada hasil penelitian yang valid mengenai …

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

Puluhan Pejabat Ikuti Open Biding

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mendaftar untuk mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) …