Ngeri! Tabung Gas Meledak Hancurkan 5 Rumah di Parongpong, Seorang Balita Tewas

Tampak rumah yang hancur akibat ledakan gas elpiji 12 kg.

Tampak rumah yang hancur akibat ledakan gas elpiji 12 kg.

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI- Ledakan akibat kebocoran tabung gas elpiji 12 kg terjadi di Kampung Parongpong RT 01/11 Desa Karyawangi Kec Parongpong Kab Bandung Barat.


Akibatnya, lima rumah hancur dalam peristiwa ini. Selain itu, balita berusia 6 bulan, Syeakala Halifah Atalaya meninggal dunia.

Warga setempat, Agus (37) mengatakan, ledakan tabung gas yang terjadi Sabtu (26/8) sekitar jam 06.15 WIB. Saat itu dirinya sedang berada di dalam rumah bersama keluarga. Ia pun dikagetkan dengan suara ledakan yang sangat keras disertai suara runtuhan tembok.

“Saya kira terjadi gempa karena permukaan tanah juga ikut bergetar,” ucapnya di lokasi kejadian.

Kata dia, ledakan itu berasal dari rumah ibu Endang, yang rumahnya berada ditengah permukiman. Suara ledakannya, terdengar sampai ke wilayah Kecamatan Cisarua.

“Warga dari Cisarua banyak juga yang datang. Mereka mau memastikan apa yang terjadi dari sumber suara itu,” katanya.

Pantauan, dari sekian rumah yang mengalami kerusakan, rumah Milik Enoh (62), mengalami kerusakan yang paling parah. Hampir semua anggota keluarga Enoh harus mendapatkan penanganan medis karena tertimpa reruntuhan.

“Rumah-rumah di sebelah rumah ibu Endang banyak yang rusak, temboknya retak-retak, kaca-kacanya pecah. Kalau ditotal rumah yang rusak berat berjumlah lima rumah, sedangkan yang rusak ringan ada empat rumah,” tuturnya.

Untuk menghindari jatuhnya korban, Pihak Polsek Cisarua telah memasang garis polisi di beberapa rumah yang rawan ambruk.

Kapolsek Cisarua Kompol Ana Sudarna, membenarkan adanya ledakan yang berawal dari kebocoran gas elpiji 12 kg dari salah satu rumah milik Endang.

“Kami pasang garis pembatas agar tidak ada lagi korban. Sebab, ada rumah yang pondasinya telah hancur dan tak bisa ditempati kembali. Kami juga sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti ledakan gas elpiji 12 kg tersebut,” terang Ana.

Sementara itu, warga yang rumahnya hancur, saat ini harus mengungsi di rumah tetangga maupun sanak saudarannya.

(gat)

Loading...

loading...

Feeds

Penerima Vaksinasi Masih Fleksibel

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketentuan siapa yang bisa menerima vaksin Covid-19, masih fleksibel. Pasalnya, belum ada hasil penelitian yang valid mengenai …

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

Puluhan Pejabat Ikuti Open Biding

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mendaftar untuk mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) …

Lubang Bak Kontrol Dibiarkan Terbuka

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Di Jalan Raya Soreang, tepatnya di depan perempatan lampu merah depan Komplek Pemerintah Kabupaten Bandung terdapat lubang …

Jalan Provinsi di Cikalong Terancam Longsor

POJOKBANDUNG.com, CIKALONGWETAN – Jalan raya Provinsi Cikalong-Cipendeuy terancam putus akibat longsor yang memakan bahu jalan. Berdasarkan pantauan, bahu jalan yang …

BRT Tidak Akan Ganggu Trayek Angkot

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pengembangan angkutan massal berbasis jalan atau bus rapid transit (BRT) yang melintasi Kota Cimahi sudah memasuki tahap …