Kapolda Jabar Anton Charliyan Dicopot karena Kisruh Seleksi Akpol?

Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan

Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan

Sementara Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan, mutasi juga bagian dari tour of duty dan tour of area bagi para perwira Polri. “Di samping itu ada juga yang memasuki masa pensiun,” kata dia.

Sebelumnya, kasus “Local Boy” itu sempat menjadi atensi serius Kapolri Jenderal Tito. Bahkan, saat kasusnya mencuat akhir Juni lalu, Tito menginstruksikan tim dari Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) dan Asisten SDM untuk menyelidiki langsung ke Polda Jabar.

Termasuk, melibatkan tim Inspektorat Pengawasan Umum. Untuk mengkaji, mengevaluasi, dan mengambil alih proses seleksi penerimaan calon taruna Akpol di Jabar.

“Istilah ‘Local Boy for Local Job’ itu lebih banyak berlaku pada Bintara,” tegas Tito, 3 Juli lalu.

Pertimbangannya, terang Tito, karakter anggota polisi dari jalur Bintara harus dianggap memahami karakter dan kultur daerah tempat dirinya bertugas.

Sedangkan untuk taruna Akpol, lanjutnya, merupakan calon pimpinan nasional kepolisian yang siap bertugas di mana saja.

“Mereka (Bintara) perlu butuh waktu yang lama di sana (daerah asal). Daerah-daerah tertentu kan memerlukan karakter-karakter polisi yang pernah memahami karakter fisik daerah itu. Nah kalau yang di Akpol, mereka menjadi calon pimpinan nasional. Jadi, saat bertugas di mana saja, harus siap,” papar pria kelahiran Palembang ini.

(elf/JPC)

Loading...

loading...

Feeds

DLH Juara KIP Kabupaten Bandung 2019

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung mendapatkan penghargaan sebagai peringkat pertama untuk kategori Utama Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penerapaan Undang-undang …

Ketua KPK “Kejar” Jokowi Terbitkan Perppu

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih bersedia untuk dapat menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti …