Gelar Rakernas di Bandung, PAN Galau…

Ketua Panitia Pelaksana Rakernas PAN, Yandri Susanto. (JawaPos.com)

Ketua Panitia Pelaksana Rakernas PAN, Yandri Susanto. (JawaPos.com)

POJOKBANDUNG.com- PARTAI Amanat Nasional (PAN) akan membahas calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung pada pilpres 2019, di rapat kerja nasional (Rakernas) di Bandung pekan depan.


Dari beberapa nama tokoh yang beredar, menguat nama figur Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menjadi salah satu yang disebut.

“PAN memungkinkan untuk kembali mengusung Pak Jokowi, tetapi untuk mengusung yang lainnya juga memungkinkan seperti Pak Prabowo dan Pak Gatot Nurmantyo, atau nama lain,” ujar Ketua Panitia Pelaksana Rakernas PAN, Yandri Susanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (18/8).

Memang masih banyak nama lainnya yang dilirik PAN untuk dicalonkan di Pilpres 2019. Namun sosok Gatot dinilai partai bentukan Amien Rais memang mempunyai daya tarik tersendiri.

Kata Yandri, Jenderal Gatot merupakan prajurit yang memulai karirnya dari bawah. Mulai dari letnan dua ke jenderal bintang empat. Dari segi kepemimpinan pun, dia dinilai mempuni. “Saya kira Pak Gatot layak masuk bursa capres PAN Kita melihat sosok beliau, kriteria sosok pemimpin sudah ada di beliau,” tegasnya.

Soal elektabilitas Gatot, PAN katanya belum melakukan survei untuk itu. Tetapi dengan memunculkan nama panglima TNI itu, menurut Yandri penting agar publik memiliki pilihan. “Tetapi inikan strategi supaya nanti respon publik ada nggak tentang penyebutan nama itu,” jelasnya.

Yandri juga berpendapat, sah-sah saja untuk menyebut nama Gatot yang dinilainya berpeluang bertarung di Pilpres 2019. Itu pun diyakini tidak akan mengganggu kinerjanya sebagai pucuk pimpinan tertinggi saat ini.

“Pak Gatot silakan kerja yang baik-baik. Kalau perlu lebih baik lagi. Setelah disebut harusnya kan lebih baik lagi dan semangat,” pungkasnya.

(dna/JPC/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …