Setelah Digundul, Menpora Punya Nazar Kejutan Jika Sepakbola Raih Emas di SEA Games 2017

Menpora Imam -Nahrawi (kanan) Foto: Dok Jpnn

Menpora Imam -Nahrawi (kanan) Foto: Dok Jpnn

POJOKBANDUNG.com- MENPORA Imam Nahrawi tampak semringah setelah Timnas Indonesia berhasil menahan imbang Thailand 1-1 dalam laga grup B SEA Games Kuala Lumpur 2017, di Stadion Shah Alam, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (15/8) petang.


Dia pun siap memberikan nazar kejutan andai sepak bola Indonesia meraih emas.

Pernyataan tersebut dilontarkan menteri asal PKB tersebut usai nonton bareng Timnas dengan wartawan di Media Center Kemenpora.

“Insyaallh saya ada nazar kejutan. Waktu Indonesia dapat Emas Olimpiade saya digundul. Kalau sepak bola emas di SEA Games, InsyaAllah nanti akan saya beritahu apa nazar kejutan itu,” kata Imam.

Dia bergeming saat ditanya apakah akan menggundul kembali rambutnya, atau punya kejutan lain.

Saat JPNN (Pojokbandung Group) menyebut apakah ada rencana jalan kaki atau Gowes ke Monas, Imam pun tak mau menjawab. “Nanti saja, kalau disebutkan bukan kejutan,” ujarnya lantas tertawa.

Sebelumnya, Imam di Olimpiade 2016 memang langsung spontan potong rambut usai pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir meraih emas Olimpiade dari cabor bulu tangkis.

Kemungkinan besar, kini dia akan melakukan jalan kaki atau gowes untuk memenuhi nazarnya.

Wajar Imam bernazar karena untuk sepak bola di SEA Games, Indonesia memang telah lama tak supremasi prestasi tertinggi atau medali emas.

Terakhir, skuat Merah Putih meraihnya pada SEA Games 1991 di Manila, Filipina.

(dkk/jpnn/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

Momen RAFI 2021, Telkomsel Siaga Maksimalkan Jaringan

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA- Telkomsel siap memastikan ketersediaan kualitas jaringan dan layanan yang prima demi menghadirkan pengalaman digital untuk #BukaPintuKebaikan bagi masyarakat …

PDRI Siap Kawal Distribusi KIP Kuliah Merdeka

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Persaudaraan Dosen Republik Indonesia (PDRI) akan memantau dan mengawal distribusi penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka …