Terinspirasi Film-film Karya Wes Anderson, “Please Please Please” Cek Kafe Satu Ini!

Ketika mengunjungi Please please please, anda bisa mencoba beberapa menu favorit, seperti ‘salted egg yolk’, ‘gyu tan don’, ‘peri-peri chicken’.


Karena tata letak dan desain interior yang nyentrik, pengunjung tidak pernah melewatkan kesempatan untuk ber swafoto maupun foto grup. “Makan, kalo nggak foto, nggak afdol! Ha ha ha.” Canda Shelly.

Silvia (19) dan kedua orang temannya, mengaku sengaja datang dari Semarang untuk berlibur sekaligus mengunjungi kafe ini. “Tahu dari instagram, tempatnya bagus, banyak spot foto, warna interiornya bagus, untuk ukuran kafe, harganya juga standar.” Ucap Silvia dan teman-temannya.

Kata Please please please sendiri,  Shelly mengatakan bahwa pemilik kafe ini terinspirasi dari bait lirik lagu klasik yaitu ‘please, please, please..’. “Karena ownernya mikir, kokkayak unik banget, nyentrik, kata ini kan nggak banyak kepikiran sama orang lain.” Ucap Shelly.

“Banyak orang-orang yang bilang memang please please please harganya dibawah kafe-kafe yang lainnya. Dan segmentasi kita juga family, anak muda, dan sebenarnya buat yang meeting juga bisa disini. Tapi karena semakin lama permintaan pasar juga semakin besar, jadi kita juga mau menyiapkan tempat untuk social gathering juga.” Ucap Shelly.

Kafe Please please please berdiri dibawah naungan managemen TSVC Establisment yang juga menaungi beberapa kafe seperti kafe Sedjiwa, General.Co, Fabrik Eatery and Bar.

(Hesti RW Job 5 & Dwi DS Job 8/radarbandung)

 

Loading...

loading...

Feeds

Menyongsong Peradaban Baru Era 5.0

SEIRING perjalanan hidup manusia beserta peradaban yang dilahirkannya, kemajuan industri dan teknologi kerap tercermin dari masa ke masa. Generasi demi …