Keren, Mahasiswa Sulap Kulit Semangka Jadi Sumber Listrik. Bisa untuk Nyalakan Lampu dan Charge HP

Ismi dan rekannya membuat bahan kulit semangka sebagai sumber listrik dan dicoba pada jam dinding. (Esti/Radar Gresik)

Ismi dan rekannya membuat bahan kulit semangka sebagai sumber listrik dan dicoba pada jam dinding. (Esti/Radar Gresik)

POJOKBANDUNG.com- SAAT Konsumen PLN mengeluhkan tingginya tagihan listrik, sejumlah mahasiswa Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) melakukan penelitian. Hasilnya, kulit semangka bisa dijadikan sumber listrik.


Temuan itu diperoleh dari hasil penelitian yang dilakukan empat mahasiswa Manajemen Rekayasa UISI. Dari limbah kulit semangka, mereka bisa menghidupkan jam dinding hingga lampu LED.

 

Sumber listrik baru ini mereka beri nama Warbatt atau Watermelon Rind Battery. Mereka mendapatkan limbah ini dari pengusaha katering di Gresik dan beberapa penjual jus dan buah. “Memang kami ingin mengurangi sampah agar lebih berguna,” terang Ismi Maisaroh, salah satu mahasiswi UISI.

Sumber listrik yang dihasilkan kulit semangka ini melalui cara yang cukup sederhana. Ismi bersama tiga rekannya Friska Khristining Tyas, M. Ihwan dan Naufal Helmi memulai produksi dengan membersihkan kulist semangka.

Kulit bersih itu selanjutnya dihaluskan dengan blender atau juicer hingga menyerupai bubur. Bubur kulit kemudian mereka fermentasikan dalam wadah dengan 18 kotak kecil didalamnya selama 17 hari. “Nantinya akan menghasilkan listrik optimal hingga 9,2 volt,” sebut Ismi.

Produk yang sempat meraih juara 2 dalam lomba karya tulis ilmiah nasional ini mampu menyalakan 19 lampu LED dalam satu minggu. Mahasiswi lain, Naufal menerangkan, dalam kotak fermentasi, terdapat katoda yang merupakan tembag adan anoda yang merupakan alumunium. Fungsinya untuk perpindahan electron yang membangkitkan listrik dari hasil fermentasi kulit semangka.

Loading...

loading...

Feeds