Marak Kasus Bunuh Diri, Netty Ingatkan Pentingnya Interaksi dalam Keluarga

Netty Heryawan pada Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional XXIV dan Hari Anak Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2017 di Sport Arcamanik Bandung.

Netty Heryawan pada Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional XXIV dan Hari Anak Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2017 di Sport Arcamanik Bandung.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Maraknya permasalahan sosial yang ada di masyarakat tentunya sangat memprihatinkan. Terlebih tindak kekerasan yang menimpa anak-anak baik fisik, psikis dan seksual.


Ditambah saat ini yang membetot perhatian tentang kasus bunuh diri, bukan saja dilakukan oleh dewasa namun sekarang tidak segan dilakukan anak-anak.

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat, Netty Heryawan mengatakan anak merupakan produk keluarga.

Apa pun yang dilakukan menjadi pilihan anak-anak tidak dapat dilepaskan sepenuhnya dari pola pengasuhan, interaksi dan komunikasi dalam keluarga.

“Kalau pola ini dilakukan dengan baik, adanya kehangatan, keterbukaan dan kebersamaan maka setiap masalah yang dihadapi anak pasti akan diketahui orangtua,” kata Netty Heryawan.

Baca Juga:

Vokalis Linkin Park Chester Bennington Tewas Bunuh Diri 

Gedung Bertingkat di Bandung Perlu Alat Anti Bunuh Diri 

“Dan setiap masalah pasti bisa didiskusikan apa yang menjadi solusi dan jalan keluarnya,” imbuhnya, yang berbicara pada Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional XXIV dan Hari Anak Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2017 di Sport Arcamanik Jalan Pacuan Kuda, Bandung, Minggu (30/7/2017).

Menurut Netty ada jenis orangtua yang tidak memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam pengasuhan sehingga membuat anak menjadi introvert.

“Sejatinya, anak dan keluarga tidak boleh ada sekat. Masalahnya anak-anak introvert ini cenderung mendapatkan orangtua yang tidak peduli dan empati apa yang dialami anak,” katanya.

Loading...

loading...

Feeds