Kades Cimareme: Rajin Bayar Iuran BPJS Kesehatan Agar Selalu Sehat

Kepala Desa Cimareme, Kabupaten Bandung Barat (KBB) Budi Sudrajat.

Kepala Desa Cimareme, Kabupaten Bandung Barat (KBB) Budi Sudrajat.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Manfaat mengikuti Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan penting untuk jangka panjang. Ini dipahami betul Kepala Desa Cimareme, Kabupaten Bandung Barat (KBB) Budi Sudrajat.


“Program pemerintah BPJS Kesehatan, termasuk yang di KBB ini, bagus. Programnya banyak manfaatnya dan perlu didorong terus oleh masyarakat,” kata Budi Sudrajat, kepada pojokbandung.com, Senin (31/7/2017).

Menurutnya, sebagaimana diwajibkan pemerintah pusat, semua aparatur Desa Cimareme sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Mereka memanfaatkan BPJS Kesehatan untuk mengakses fasilitas kesehatan yang ada di tingkat desa, seperti desa siaga, bidan siaga, puskesmas, hingga rujukan. Ia juga berencana membangun puskesmas di tingkat desa.

Budi Sudrajat pun mengimbau, khususnya  kepada masyarakat Desa Cimareme, untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan. Bagi masyarakat yang sudah menjadi anggota, ia meminta masyarakat agar tidak sungkat memanfaatkannya.

“Dengan menjadi peserta BPJS Kesehatan, mafaatkanlah fasilitasnya. Kepada masyarakat yang belum punya BPJS Kesehatan, usahakan untuk menjadi perserta BPJS Kesehatan. Karena BPJS Kesehatan ini banyak manfaatnya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, memang manfaat BPJS Kesehatan tidak langsung, kecuali jika sakit. Namun dengan tetap sehat dan tidak memakai layanan kesehatan, bukan berarti peserta rugi.

“BPJS Kesehatan kan memakai pola iuran, ada subsidi silang antara peserta yang sehat mensubsidi yang sakit. Jadi yang tidak sakit membantu yang sakit. Ada prinsip gotong royong, dan itu memang bagus,” ujarnya.

Ia beraharap, ada pola pikir di masyarakat tentang pentingnya asuransi BPJS Kesehatan. Menurutnya, jangan sampai ada pikiran bahwa buat apa mengikuti BPJS Kesehatan karena tidak pernah sakit.

“Saya sendiri Alhamdulillah selama mengikuti BPJS Kesehatan selalu sehat. Lagi pula siapa yang mau sakit. Tapi iuran kita utamakan,” katanya.

Ia yakin, jika semua masyarakat sadar akan pentingnya BPJS Kesehatan, ke depan mungkin jumlah iurannya akan berkurang. Lalu, jumlah penyakit juga akan berkurang. Sehingga, jika masyarakat sudah sehat, maka pemerintah bisa lebih fokus melakukan pembangunan.

(men/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Rachmat Yasin Dituntut Empat Tahun Bui

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin, dituntut empat tahun penjara atas kasus korupsi. Yasin diduga menerima gratifikasi dari …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …