Duh… Pasar Sarijadi Lebih Sering Jadi Tempat Selfie, Pedagang Rugi

Ridwan Kamil di Pasar Kreatif Sarijadi.

Ridwan Kamil di Pasar Kreatif Sarijadi.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Puluhan pedagang yang berjualan di Pasar Sarijadi, Kota Bandung mengeluhkan sepinya pembeli. Hal itu sudah dialami para pedagang selama dua bulan terakhir. Akibatnya para pedagang pun terus merugi.


Salah seorang pedagang sayuran, Asep (43) mengaku, fasilitas yang diberikan Pemkot dalam penataan Pasar Sarijadi memang sudah maksimal. Misalnya, fasilitas WiFi, taman bermain, kebersihan pasar dan akses parkir nyaman dan tertata. Namun, kondisi itu tak sebanding dengan kedatangan pembeli.

BACA JUGA:

Ridwan Kamil Siap Revitalisasi Pasar Sarijadi Bak Museum

Pasar Sarijadi Oke, Kondisi Puluhan Pasar Tradisional Lainnya Bikin Waswas

“Paling mahasiswa sekitar yang datang, itu pun hanya berfoto, tidak belanja. Adapun pembeli yang datang ke sini (pasar) tak kurang dari 10 orang dalam satu hari,” ucap Asep, Kamis (27/7).

Kondisi itu membuat Asep merugi. Pasalnya, sayuran yang dia jual hanya bertahan 1 sampai 2 hari, lebih dari itu dagangannya pasti busuk.

Bahkan, jika dirata-ratakan dalam sehari, Asep hanya mendapat penghasilan kurang dari Rp 50 ribu, itu pun pendapatan kotor. “Kalau tidak laku ya saya buang, jika masih bagus saya bawa ke rumah atau dibagikan kepada pedagang lain,” ujarnya.

“Lebih banyak pengeluaran daripada pemasukan,” timpalnya.

Asep menyebut, kondisi seperti itu membuat sejumlah pedagang merasa jenuh dan memilih pergi dari Pasar Sarijadi untuk berjualan di tempat lain. “Teman saya (pedagang) memilih pergi karena terus merugi,” tutup Asep.

(mg2)

Loading...

loading...

Feeds