Usung Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu, Blunder PKS?

Deddy Mizwar (kiri), Ahmad Syaikhu (kanan). (Pojokjabar)

Deddy Mizwar (kiri), Ahmad Syaikhu (kanan). (Pojokjabar)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Kabar pengusungan Ahmad Syaikhu oleh PKS sebagai pendamping Deddy Mizwar dalam Pilgub Jabar 2018 mendapatkan tanggapan Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof Karim Suryadi.


Ia menyebut, sosok Ahmad Syaikhu yang juga menjabat Ketua DPW PKS Jabar, masih kurang populer dibandingkan kader lainnya di partai itu, seperti Haris Yuliana atau Tate Qomarudin.

BACA JUGA:

Elite PKS dan Gerindra Sepakati Pengusungan Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu di Pilgub Jabar 2018

Istrinya Tak Diusung PKS ke Pilgub Jabar, Ini Kata Aher

Menurutnya, pengambilan keputusan duet Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu bisa menjadi blunder. Sebab, jika harapan masyarakat tak sesuai, maka namanya tidak akan berpengaruh banyak terhadap suara.

“Jika tidak didukung oleh manajemen yang baik, maka itu akan mendatangkan kekecewaan,” ucapnya.

Direktur Lingkar Studi Informasi dan Demokrasi (Elsid) Dedi Barnadi pun menyatakan hal senada. Bahkan ia menyebut kemunculan Ahmad Syaikhu bisa mengancam elektabilitas Deddy Mizwar yang saat ini berada di peringkat tiga teratas kandidat bersama Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi dalam sejumlah survei.

Nama Ahmad Syaikhu tak pernah disebut dalam hasil survei yang dirilis sejumlah lembaga survei. “Meskipun tidak selalu menjadi patokan partai politik dalam menentukan sosok yang akan diusung dalam pilkada, namun hasil survei merepresentasikan keinginan masyarakat terkait calon pemimpin yang diharapkan,” ucapnya.

Loading...

loading...

Feeds