Waduh Gimana Nih, Garam Beryodium Langka di Daerah Penghasil Garam

Petani garam. Foto ilustrasi.

Petani garam. Foto ilustrasi.

POJOKBANDUNG.com – Kelangkaan garam beryodium juga terjadi di wilayah penghasil garam Kabupaten Probolinggo.


Sebagai kota kedua penghasil garam setelah Madura, di Kabupaten Probolinggo garam beryodium sulit didapat.

Ironisnya, hilangnya garam tersebut tejadi sejak sebulan lalu.

Dalam sidak di pasar-pasar tradisional yang dilakukan Polres Probolinggo dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, ditemukan fakta tak masuk akal.

Stok garam beryodium nyaris tak ditemukan di pasaran. Padahal sebulan sebelumnya stok cukup melimpah.

Kalaupun ada garam beryodium di pasaran, harganya kini sudah melambung tinggi lebih dari dua kali lipat.

Dari sebelumnya yang hanya Rp4 ribu per 1,5 kilogram, kini melejit sampai dengan Rp10 ribu.

Salah satu warga, Sukarni menyebut, warga kini lebih banyak menggunakan garam gosok atau garam nonyodium dari petambak garam yang langsung menjualnya ke pasar.

“Garam kemasan 200 gram harganya Rp2 ribu rupiah. Padahal sebelumnya hanya Rp1.000,” ujar Sukarni.

Sementara, Kapolres Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal mengaku sangat terkejut dengan kelangkaan garam yang terjadi di Probolinggo.

“Kami akan menyelidiki apakah ada unsur penimbunan atau memang karena faktor alam garam ini langka,” ujar Alfian.

(pul/jpnn/pojoksatu)

Loading...

loading...

Feeds