Bacalah Perppu Ormas Hingga Tuntas, Pembubaran Bukan Hanya untuk Ormas Radikal

Refly Harun. Foto: Int/dok.JPNN

Refly Harun. Foto: Int/dok.JPNN

POJOKBANDUNG.com – Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun menyatakan, ada pemahaman keliru di masyarakat seolah Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perppu Ormas).


Perppu tersebut dinilai hanya untuk membubarkan ormas radikal. Padahal, semua ormas yang dinilai melanggar larangan yang tercantum di Perppu bisa dibubarkan, meskipun berafiliasi dengan parpol tertentu.

“Ada pemahaman keliru di masyarakat seolah Perppu ini hanya soal pembubaran ormas tertentu semisal HTI, sehingga mungkin ada yang merasa puas. Itu mungkin karena tidak membaca semua isinya,” kata Refly Harun dalam tayangan ILC Selasa (18/7/2017) malam.

Bertentangan dengan Pancasila hanya salah satu item alasan yang bisa digunakan sebagai alasan pembubaran suatu ormas.

Masih banyak juga lainnya, misalnya tindakan permusuhan terhadap suku, agama, ras atau golongan; melakukan penyalahgunaan, penistaan, atau penodaan terhadap agama yang dianut di Indonesia; melakukan tindakan kekerasan, mengganggung ketenteraman dan ketertiban umum.

Baca Juga:

Otoriter Gaya Baru, HTI Jabar Tolak Perppu Ormas

Soal Perppu Ormas, Ini Pandangan Ketua MUI Ma’ruf Amin

Juga merusak fasilitas umum dan fasilitas sosial; dan melakukan kegiatan yang menjadi tugas dan wewenang penegak hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Begitu pula dengan ormas yang melakukan fund raising saat jelang Pemilu bisa dibubarkan.

“Jadi sekali lagi saya mengingatkan ini bukan hanya untuk organisasi radikal tapi sangat luas sasarannya. Sudah dihukum dulu tanpa proses pengadilan, lalu disuruh pula ia mencari keadilan (setelah dibubarkan baru boleh ajukan banding, red). Nah, ini yang menjadi persoalan,” lanjutnya.

Refly Harun mengkhawatirkan Perppu ini bisa digunakan untuk memberangus organisasi apa pun.

“Sebagai contoh, kalau kita menyebarkan permusuhan terhadap penyelenggara negara bisa dibubarkan. Makanya kita harus berhati-hati,” pungkasnya.

(esy/jpnn)

Loading...

loading...

Feeds

Energi Postif Moonraker untuk Kemajuan Daerah

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Bukan lagi zamannya ugal-ugalan dijalanan. Apalagi melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri bahkan orang lain. Stigma negatif …