Agung Suryamal Soroti Pembangunan Infrastruktur Pariwisata Jabar yang Lamban

Agung Suryamal Sutisno

Agung Suryamal Sutisno

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Bakal calon Gubernur Jawa Barat, sekaligus Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat menyoroti pembangunan infrastruktur pariwisata yang dinilainya berjalan lambat. Padahal, kata Agung Jawa Barat memiliki potensi wisata yang luar biasa.


“Jawa Barat memiliki banyak destinasi wisata. Namun sayangnya sekitar 60% infrastruktur destinasi wisata di Jawa Barat belum dibangun dengan baik,” ungkap Agung Suryamal di Bandung.

Dalam pandangannya, lambatnya pembangunan infrastruktur pariwisata di Jawa Barat dipicu oleh kurangnya Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menggalang dana untuk melaksanakan proyek pembangunan.

Sebagai solusinya, pengusaha muda ini mengajak sektor swasta untuk terlibat dalam percepatan pembangunan objek wisata di Jawa Barat.

“Pembangunan infrastruktur di Jawa Barat terbilang lambat bahkan seringkali mandek. Dewasa ini, Pemda sudah tidak bisa lagi mengandalkan APBD melainkan harus melibatkan pihak swasta dalam kegiatan investasi pada sektor ini,” ujar Agung.

Sektor pariwisata Jawa Barat, dikatakannya terbagi menjadi dua macam yakni umum dan berbasis geopark namun keduanya masih dianggap kurang memadai karena masih banyak fasilitas yang tidak mendukung kunjungan wisatawan ke daerah tersebut.

Baca Juga:

Survei Pilgub Jabar: Deddy Mizwar Geser Ridwan Kamil, Dedi Mulyadi Kejar Iwa Karniwa

Pilgub Jabar: PKB Mesra dengan Dedi Mulyadi-Ridwan Kamil 

Hal itu pula yang menjadikan Indonesia menempati peringkat ke 75 dari 139 negara dalam prestasi pariwisata.

“Kita masih tertinggal oleh negara- negara tetangga di ASEAN seperti Singapura yang mencapai peringkat ke- 10 atau dengan Malaysia di peringkat 35. Padahal, dibandngkan dengan negara- negara tersebut Indonesia khususnya Jawa Barat memiliki potensi yang jauh lebih besar,” papar Agung.

Melalui kerjasama dengan pihak swasta, Agung optimis target pemerintah untuk mendatangkan 20 juta wisatawan asing pada tahun 2020 bakal bisa terwujud. 

Loading...

loading...

Feeds