Heboh Wali Kota Bima Arya Disebut Ngamuk di Kafe karena Nggak Kebagian Kursi, Ternyata….

Bima Arya Sugiarto. Foto: Radar Bogor/dok.JPNN.com

Bima Arya Sugiarto. Foto: Radar Bogor/dok.JPNN.com

POJOKBANDUNG.com – Perempuan warga Bogor berinisial CRD harus berurusan dengan Bima Arya. Gara-garanya, dia memberikan komentar tidak mengenakkan berbau fitnah kepada wali kota Bogor itu di media sosial.


Dia harus menandatangani pernyataan permohonan maaf kepada orang nomor satu di Kota Bogor itu di atas selembar kertas bermaterai, Rabu (12/7) malam.

Kejadian itu berawal ketika CRD mengomentari status gambar milik Akun Facebook Sandi Muhammad Ilham yang diposting pada Selasa (11/7).

“Jadi wali kota: mending loba pamajikan dari pada loba gaya,” begitu isi tulisan dalam gambar yang diposting Sandi.

Tak lama kemudian, CRD menganggapi status tersebut dengan balasan komentar yang bikin heboh.

Baca Juga:

Ridwan Kamil Bisa Berpasangan dengan Bima Arya

Pilgub Jabar, PAN Siapkan Desy Ratnasari dan Bima Arya

Video Wali Kota Bogor Ngamuk, Tendang Motor yang Parkir Sembarangan di Pasar

“Parah tuh walkot mas, masa dia ngamuk2 di upnormal cafe gara2 ga dapett tempat lah ya ngantri lah emangnya dia siapa maksa2 ngamuk2 mintaa tempatt,” tulisnya dalam kolom komentar.

Nah komentar inilah yang dinilai menjurus kepada fitnah. Kepada wartawan Asisten Manajer Warunk Upnormal, Ferry menjelaskan, CRD merupakan istri dari seorang pegawai Warunk Upnormal inisial AL.

“Memang komentarnya membuat banyak orang heboh, sampai ajudan Pak Wali Kota datang ke gerai kami untuk minta klarifikasi kemarin malam,” jelasnya.

Menurut dia, komentar tersebut hanya sebuah perilaku iseng yang dilakukan oleh CRD.

“Jadi yang saya dengar ketika ajudan pak wali berbicara dengan CRD dan suaminya. CRD ini suka dengar cerita dari suaminya yang kerja di Upnormal kalau wali kota itu suka datang ke sini (Upnormal), tapi mungkin karena terpancing oleh postingan Sandi, jadinya Camelia juga secara spontan menulis yang belum tentu kebenarannya,” papar dia.

Loading...

loading...

Feeds

Penerima Vaksinasi Masih Fleksibel

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketentuan siapa yang bisa menerima vaksin Covid-19, masih fleksibel. Pasalnya, belum ada hasil penelitian yang valid mengenai …

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

Puluhan Pejabat Ikuti Open Biding

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mendaftar untuk mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) …

Lubang Bak Kontrol Dibiarkan Terbuka

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Di Jalan Raya Soreang, tepatnya di depan perempatan lampu merah depan Komplek Pemerintah Kabupaten Bandung terdapat lubang …

Jalan Provinsi di Cikalong Terancam Longsor

POJOKBANDUNG.com, CIKALONGWETAN – Jalan raya Provinsi Cikalong-Cipendeuy terancam putus akibat longsor yang memakan bahu jalan. Berdasarkan pantauan, bahu jalan yang …

BRT Tidak Akan Ganggu Trayek Angkot

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pengembangan angkutan massal berbasis jalan atau bus rapid transit (BRT) yang melintasi Kota Cimahi sudah memasuki tahap …

Vaksinasi Tahap Pertama Segera Selesai

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Vaksinasi COVID-19 tahap I untuk dosis I terhadap tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dimulai …