Pokja 7 ULP Jabar Diduga Bermain di Proyek Pangkalan Pendaratan Ikan

ULP

ULP

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Persaingan tidak sehat diduga terjadi pada proses pengadaan barang dan jasa pemerintah dalam proyek pelelangan pangkalan pendaratan ikan (PPI) Rancabuaya, Kecamatan Caringan, Kabupaten Garut, Jawa Barat,  sebesar Rp 12.460.575.000.


Ketidakmatangan program dimulai dari perencanaan awal sosialisasi rencana teknis pembangunan PPI Rancabuaya yang diselenggarakan pada Februari 2017, direncanakan pembanguan dilakukan April 2017, tapi proses lelang baru bisa diselasaikan pada Juli 2017.

Ketidakberpihakan Pokja 7 ULP Jabar terhadap penghematan anggaran negara ini dapat terlihat dari selisih penawaran harga.

Pokja 7 ULP Jabar memenangkan urutan tertinggi ke-8, yakni PT Anugerah Bangun Kencana (ABK) dengan penawaran Rp 11.807.220.000. Sedangkan PT MFA urutan kedua dengan penawaran Rp 10.912.290.777. Berarti dari penawaran tersebut, ada selisih harga Rp 894.929.223.

Baca Juga:

KPPU Tangani Dugaan Pelanggaran Merek Air Mineral Ternama

Ombudsman Jabar Mengendus Dugaan Praktik Pungli di UNBK

Dugaan kecurangan  Pokja 7 ULP ini tak pelak menuai protes dari Takwin Ali Muchtar, kuasa KSO PT Mina Fajar Abadi MFA dan PT MPN.

Ia menilai kinerja Kelompok Kerja (Pokja-7) Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat tidak profesional.

“Selain itu, perusahan kami, PT MFA dituduh yang tidak beralasan, sebab digugurkannya PT MFA, seperti pemberi dukungan beton elemindo perkasa tidak memproduksi spun file 50, tidak melampirkan persyaratan legalitas perusahan masing-masing peserta KSO, serta mitra KSO PT Monodon Pilar Nusantara tidak melampirkan tabel kualifikasi,” ungkap Takwin.

Ia menegaskan, dugaan kecurangan di Pokja 7 ULP Jabar dapat dibuktikan secara hukum, bahwa PT MFA sudah memenuhi semua persyaratan yang sudah ditentukan, bahkan  semua dokumen di-upload.

“Bahkan kami bisa buktikan hal tersebut dari fomulir isian kualifikasi perorangan (leader KSO),” tandas Takwin.

Takwin juga meminta Gubernur dan Sekda Jawa Barat untuk mengevaluasi ulang hasil kinerja Pokja 7 ULP Jabar terkait pembangunan pengembangan PPI Rancabuaya .

“Sebab bila itu tidak dilakukan, maka persaingan usaha di Jabar hanya dikuasai oleh orang-orang tertentu,” tegas Takwin.

(man/mun)

Loading...

loading...

Feeds

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

Puluhan Pejabat Ikuti Open Biding

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mendaftar untuk mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) …

Lubang Bak Kontrol Dibiarkan Terbuka

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Di Jalan Raya Soreang, tepatnya di depan perempatan lampu merah depan Komplek Pemerintah Kabupaten Bandung terdapat lubang …

Jalan Provinsi di Cikalong Terancam Longsor

POJOKBANDUNG.com, CIKALONGWETAN – Jalan raya Provinsi Cikalong-Cipendeuy terancam putus akibat longsor yang memakan bahu jalan. Berdasarkan pantauan, bahu jalan yang …