Viral, Tim Olimpiade Sains Nasional Jabar Terlantar di Riau

Pemprov Jabar bantah informasi mengenai rombongan siswa Olimpiade Sains Nasional (OSN) Jawa Barat yang terlantar di Riau.

Pemprov Jabar bantah informasi mengenai rombongan siswa Olimpiade Sains Nasional (OSN) Jawa Barat yang terlantar di Riau.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kepala Bagian Publikasi Sekretariat Jawa Barat Ade Sukalsah mengklarifikasi ramainya informasi di dunia maya mengenai rombongan siswa Olimpiade Sains Nasional (OSN) Jawa Barat yang terlantar di Riau.


Ade Sukalsah menegaskan bahwa kabar yang beredar tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. “Kabar yang beredar sudah sangat melenceng dengan yang sebenarnya terjadi,” tegasnya di Gedung Sate.

“OSN jenjang SD, SMP dan SMA, Alhamdulillah mendapat perhatian dari Pemprov Jabar dari awal sampai kepulangan. Dari persiapan sampe beres pertandingan,” ujarnya.

Ade mengatakan, meskipun SD dan SMP secara administrasi sudah menjadi kewenangan dan tanggung jawab Pemerintah Kab/Kota serta SMA/SMK menjadi kewenangan dan tanggung jawab Pemerintah Provinsi sejak 1 Januari 2017, Pemprov Jabar konsisten memberikan dukungan dengan cara memberikan bantuan dana hibah melalui PGRI Provinsi Jabar.

Dana hibah ini dimaksudkan untuk memfasilitasi penyelenggaraan OSN tingkat Provinsi jenjang SD, SMP, dan SMA. Ade mengungkapkan, jumlah peserta OSN yang dikirim ke Pekanbaru itu terdiri dari SD 10 orang, SMP 26 Orang, dan SMA 60 Orang.

Sebelum pemberangkatan, katanya, semua peserta OSN mendapat pembekalan selama dua hari dari Dinas Pendidikan dan PGRI bertempat di Isola Resort UPI Bandung.

“Semua peserta diberikan uang saku sebesar Rp100 ribu perhari (besaran sesuai standar belanja) dipotong pajak 10%. Sehingga selama dua hari pembekalan setiap peserta dibayar Rp190 ribu setelah pajak,” jelasnya.

Sedangkan peristiwa naik angkot para peserta OSN jenjang SD dan SMP setelah acara pembekalan ke Pekanbaru dari Isola Resort UPI ke Bandara Husein Sastranegara, dibenarkan Ade.

“Itu terjadi karena miskoordinasi antar panitia yang menyebutkan bahwa fasilitasi transportasi untuk peserta SD dan SMP menjadi tanggungjawab Pemerintah kota/kabupaten,” katanya.

Loading...

loading...

Feeds

SAPA Alfamart, Solusi Belanja Saat Pandemi

POJOKBANDUNG.com – Masa PSBB yang diberlakukan di beberapa kota/ kabupaten membuat toko ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari terpaksa buka lebih …

Jonggol Jadi Jalur Pengiriman Motor Curian

POJOKBANDUNG.com, BOGOR – Wilayah Jonggol menjadi jalur pengiriman hasil pencurian kendaraan bermotor sindikat Cianjur yang diamankan Polres Bogor. Tak jarang, …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …