DPRD Jabar Kebanjiran Keluhan Persoalan PPDB 2017 dari Orangtua Siswa

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Yumanius Untung

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Yumanius Untung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Sejak Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) 2017 dibuka, baik melalui jalur non akademik dan akademik,  Komisi V DPRD Jabar dan Dewan Pendidikan Jabar kebanjiran laporan keluhan dan permasalahan yang terjadi selama musim PPDB 2017.


Menurut Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Yumanius Untung, sejak Juni hingga Juli ini, DPRD Jabar khususnya Komisi V banyak menerima aspirasi, mulai dari penerimaan SD sampai SLTA teruma PPDB SMA/SMK yang telah menjadi kewenangan provinsi.

Di antara laporan tersebut, soal pemberlakuan kouta non akademik, baik melalui jalur Apirmasi Prestasi,  jalur apirmasi SKTM/ RMP, Jalur Undang-undang dan jalur Apirmasi.

Rata-rata para orangtua calon siswa mengeluhkan anaknya tidak diterima, padahal mereka menganggap anak mereka telah memenuhi semua persyaratan yang telah ditentukan oleh pihak Dinas Pendidikan.

“Ada beberapa anak  yang menggunakan jalur apirmasi SKTM/ RMP (Rawan Melanjutkan Pendidikan) yang radiusnya rumahnya kurang dari 1KM dari Sekolah dan juga memiliki Kartu Indonesia Harapan (KIH) juga tidak diterima. Sedangkan ada anak (SKTM/RMP) yang rumahnya cukup jauh lebih dari 4 KM diterima dan berbagai aspirasi/ keluhan lainnya,” beber Untung.

Ia mengatakan, Komisi V tentunya tidak boleh menolak dan siap menerima aspirasi. Namun, tentunya aspirasi yang kita terima akan kita tindaklanjuti, baik berupa rekomendasi maupun akan kita jadikan bahan evaluasi pelaksanaan PPDB 2017 saat rapat dengan Dinas Pendidikan Jabar nantinya.

Adapun terkait pelaksaan PPDB 2017 khususnya PPDB SMA/SMK yang baru kali pertama dikelola pihak Disdik Jabar tentunya  masih ditemukan berbagai kekurangan.  Diantaranya, kesiapan SDM sekolah, operator, jaringan internet, maupun kurang mengerti para orangtua siswa dengan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah (Permendikbud, Pergub, Perbup/Perwal tentang PPDB).

“Namun, DPRD Jabar melihat bahwa pelaksanaan PPDB 2017, sampai sejauh ini masih on the track,” tandasnya.

(mun)

Loading...

loading...

Feeds