Cek Harga Kebutuhan Pokok Pasca Lebaran, Mendag Terkejut

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita.

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pasca Lebaran, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengklaim tidak akan ada kenaikan harga yang signifikan di pasar tradisional. Itu lantaran kebutuhan pokok di setiap daerah masih aman.


Jika ada kenaikan, kata Enggartiasto, hanya satu atau pun dua pasar yang baru buka dan itu pun tidak akan jomplang . “Semua pasokan merata,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (28/6).

“H+1, H+2, dan H+3 di tengah kondisi belum buka semua, lonjakannya biasanya tinggi sekali, tapi ternyata ini juga tidak terlalu tinggi. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya,” tutur dia.

Menurutnya kesadaran pedagang yang mulai tumbuh menjadi faktor utama terkendalinya harga saat ini. Para pedagang tidak lagi menaikan harga dengan memanfaatkan situasi pasca lebaran ini. “Jadi saya berterima kasih kepada para pedagang, yang tidak menaikkan harga seeenaknya walaupun yang buka baru sedikit,” ungkapnya.

Selain kesadaran pedagang, kata dia, peran Dinas Perdagangan dan satgas pangan dalam mengawasi harga di pasaran cukup penting. Sehingga, sambung dia, ia meminta pengawasan di lapangan tetap dilakukan.

“Karena semua bisa terkendali dan ibu-ibu bisa tersenyum bahagia, tidak terbeban oleh pengeluaran yang tidak perlu oleh sekelompok orang,” bebernya.

Disisi lain, acungi jempol untuk pasar Cihapit Bandung dengan konsep kontemporernya. Ia pun meyakini bahwa seluruh pasar di Indonesia bisa mengikuti konsep serupa.

Pasar yang direvitalisasi 2014 lalu tersebut, dinilai memiliki konsep unik dan bersahabat dengan warga Bandung. “Jadi lebih friendly untuk warga di perkotaan,” ucapnya.

Harga yang lebih mahal ditawarkan di Pasar dengan segmen menengah keatas itu pun sangat menjunjung kualitas barang dan kebersihan tempat. “Ketika warga aslinya sudah nyaman saat berbelanja, maka tak menuntut kemungkinan orang asing akan menjadikan Cihapit sebagai tujuan wisata,” tuturnya.

Ia pun meyakini, persaingan dengan supermarket nantinya tidak akan me jadi masalah besar. “Dengan sentuhan inovasi ini, pasar tradisional bisa bersaing. Konsep ini akan kita sampaikan sebagai contoh untuk tempat-tempat lain dengan kearifan lokal masing-masing,” pungkasnya.

(nda)

Loading...

loading...

Feeds