Mobile Masjid, Solusi Tempat Ibadah Pemudik di Tempat Keramaian

Puluhan pemudik sedang menunaikan salat isya di Mobile Masjid yang berada di halaman stasiun Pasar Senen, Sabtu (24/6) malam (Kuswandi/JawaPos.com)

Puluhan pemudik sedang menunaikan salat isya di Mobile Masjid yang berada di halaman stasiun Pasar Senen, Sabtu (24/6) malam (Kuswandi/JawaPos.com)

POJOKBANDUNG.com- RIBUAN pemudik yang pulang ke kampung halaman, lalu-lalang di sekitar Stasiun Pasar Senen, Sabtu (24/6) malam. Namun, Ridwan Haris seolah tak menghiraukan. Ia tetap kusu menjadi Imam di atas mobil van yang disulap menjadi Masjid, bagi puluhan pemudik yang menjadi makmumnya.


Suaranya membaca ayat-ayat suci Al-Quran lewat pengeras suara, lantang memecah keramaian stasiun, yang saban tahun dijejali ratusan ribu pemudik dari berbagai kota di Indonesia.

BACA JUGA:

Masjid As’Siraj di Perbatasan Bandung-Sumedang, Tempat Bertemunya Para Musafir

Di Gang Sempit di Bandung Ini Masjid Berdampingan dengan Vihara, Warganya Hidup Rukun Tenteram

’Saya senang melihat banyak jemaah salat di sini berkali-kali. Jadi walaupun capek bongkar Masjid, tapi terbayarkan dengan banyaknya jemaah yang salat, ’’ tutur Ridwan dengan wajah sumringah, usai memimpin jalannya salat Isya kepada Jawa Pos.com (pojoksatu Group).

Namun meskipun senang, terkadang ia juga sedih ketika tiba-tiba datang hujan, saat dirinya tengah memimpin jalannya ibadah salat. ‘’Susahnya pas hujan. Itu yang kita risaukan ,’’ keluh Marketing Mobile Masjid ini.

Mobile Masjid menurutnya, adalah satu-satunya yang ada di Indonesia. Ide ini pertama kali dicetuskan di Bandung oleh Muhammad Sobirin, selaku Ketua Yayasan Masjid Nusantara Selasa (16/6/2105). Yayasan Nusantara sendiri merupakan yayasan yang terbentuk di bawah naungan Rumah Zakat.

Cikal bakal terbentuknya Mobile Masjid ini, berawal dari keresahan Sobirin yang kerap melihat umat Islam kesusahan menunaikan salat, ketika sedang mengikuti berbagai kegiatan di luar rumah atau kantor.

Melihat hal itu, ia pun berfikir keras bagaimana membantu saudara-saudara seimannya, agar beribadah dengan tepat waktu dan tenang, di tengah menjalankan kepadatan aktivitasnya.

‘’Karena kita lihat beberapa kali acara musik, kegiatan besar banyak umat Islam yang berdatangan dan ingin salat, tapi kapasitas musala atau tempat ibadahnya tidak memadai untuk menampung jemaah dan banyak antri, di situ terciptalah ini (Mobile Masjid) ,’’ tutur Ridwan menirukan alasan Sobirin membuat Mobile Masjid.

Loading...

loading...

Feeds

DWP Jabar Gelar Pelatihan Budi Daya Tanaman Hias

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana …

Petugas Temukan Kompor Listrik di Lapas Banceuy

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Banceuy melakukan razia terhadap warga binaannya untuk menyikapi kejadian kejadian di masyarakat, …

Penerima Vaksinasi Masih Fleksibel

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketentuan siapa yang bisa menerima vaksin Covid-19, masih fleksibel. Pasalnya, belum ada hasil penelitian yang valid mengenai …

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …