Layani Pemudik Lebaran, BPJS Kesehatan Bandung Buka Posko di Lokasi Ini …

Foto bersama Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Mira Anggraini didampingi Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jabar Mohammad Edison, Kadinkes Kota Bandung, dr. Rita Verita dan Kepala Stasiun Daop II Bandung Saridal, usai meninjau Posko Mudik di Stasiun Kereta Api Bandung, Rabu (21/06). (asep rahmat)

Foto bersama Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Mira Anggraini didampingi Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jabar Mohammad Edison, Kadinkes Kota Bandung, dr. Rita Verita dan Kepala Stasiun Daop II Bandung Saridal, usai meninjau Posko Mudik di Stasiun Kereta Api Bandung, Rabu (21/06). (asep rahmat)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – BPJS Kesehatan kembali memberikan layanan khusus bagi para pemudik menjelang Lebaran 1348 H. Bertempat di area parkir Utara, pintu masuk Stasiun Kereta Api (KA) Bandung, Jalan Kebon Kawung, Kota Bandung, BPJS Kesehatan membuka Posko Mudik 2017.
Berdirinya Posko Mudik BPJS Kesehatan sebagai wujud pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat yang melakukan tradisi mudik. Kegiatan pelayanan kesehatan di Posko Mudik BPJS Kesehatan itu bakal beroperasi sejak 21-24 Juni 2017.


“Peresmian posko-posko mudik ini serentak di Indonesia,” ucap Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Mira Anggraini didampingi Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Barat, Mohammad Edison, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, dr. Rita Verita dan Kepala Stasiun Daop II Bandung Saridal, usai meninjau Posko Mudik di Stasiun Kereta Api Bandung, Rabu (21/06)

Diungkapkan Mira, Posko Mudik BPJS Kesehatan 2017 ada di delapan titik kepadatan pemudik yaitu, Stasiun Kereta Api Bandung, Terminal Pulo Gebang Jakarta, Stasiun Yogyakarta, Terminal Tirtonadi Surakarta, Terminal Bungrasih Surabaya, Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Pelabuhan Gilimanuk Bali, dan Pelabuhan Merak Banten.
Kemudian, sambung Mira, setiap posko terdapat tim dokter, paramedis, ambulance serta petugas BPJS Kesehatan yang siap memberikan pelayanan.

“Kami juga membuka konsultasi kesehatan, fasilitas relaksasi atau istirahat, pemeriksaan kesehatan sederhana, obat-obatan, tindakan sederhana yang bersifat emergency, dan pemberian rujukan bilamana sangat diperlukan, serta sosialisasi kepada masyarakat,” sambung Mira.

Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Barat, Mohammad Edison menambahkan, peserta JKN-KIS khususnya yang sedang melaksanakan mudik sudah terjamin bisa mendapat pelayanan kesehatan di Posko Mudik BPJS Kesehatan.
“Asal syarat dan ketentuannya dipenuhi, seperti kartu pesertanya masih aktif dan rutin membayar iuran,” tuturnya.
Edison pun meminta kepada semua pemudik agar selalu membawa kartu peserta JKN-KIS atau BPJS Kesehatan, Kartu Askes, Kartu Jakarta Sehat (KJS) dan Kartu Jamkesmas.

“Peserta bisa langsung ke IGD RS terdekat tanpa harus laporan dulu ke BPJS setempat,” tuturnya.
Di tempat yang sama, Kepala Cabang BPJS Kota Bandung, Herman Dinata memaparkan, Posko Mudik BPJS Kesehatan bakal beroperasi selama 24 jam.

“Ada dua tim di Posko Mudik. Masing-masing terdiri dari satu petugas BPJS Kesehatan, 1 dokter dan dua paramedis dari puskesmas atau fasilitas kesehatan (Faskes) lainnya,” ungkap Herman.

Selain itu, sambung Herman, pihaknya sudah menyediakan sejumlah ambulance untuk berjaga-jaga jika pemudik mengalami kondisi emergency yang memerlukan tindakan medis secara serisus.

“Mudah-mudah pelayanan yang kami berikan bisa bermanfaat dan dapat membantu para pemudik,” pungkasnya.(arh)

Loading...

loading...

Feeds