10 Tahun KBB “Merdeka”, Putra Daerah Jadi Penonton

Asep Suhardi

Asep Suhardi

POJOKBANDUNG.com – Tokoh pendiri Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang tergabung dalam Komite Pembentukan KBB (KPKBB), Asep Suhardi berbicara di ulang tahun KBB yang ke-10.


“Tidak terasa sepuluh tahun usia KBB, masih segar dalam ingatan saya derasnya penolakan dari berbagai pihak untuk berpisah dari Kabupaten Bandung, bahkan para perintis berdirinya KBB dicap sebagai orang prustasi saat itu,” katanya.

Menurut Ado, sapaan akrabnya, mencari foto kopi KTP untuk melengkapi notaris mendaftarkan KPKBB sangat susah. Padahal tidak banyak hanya sembilan foto copy KTP.

“Itu cerita singkat pendirian KPKBB, tidak banyak orang yang berani lantang meneriakan berdirinya KBB saat itu, alhamdulilah kini KBB sudah berusia 10 tahun,” katanya.

Sebenarnya, kata Ado, cita-cita pemekaran sederhana dan tidak rumit. Yakni meningkatkan pelayanan, budaya, sosial dan politik, meningkatkan pelayanan pendidikan dan pelayanan kesehatan serta meningkatkan pelayanan pembangunan.

“Namun setelah Kabupaten Bandung barat berdiri putra-putra Bandung barat menjadi penonton,” sebutnya.

Ado mencontohkan berapa orang eselon 2, eselon 3, eselon 4 yang diduduki putra Bandung Barat, bahkan tenaga honorer dikuasai daerah luar Bandung Barat. “Ini yang saya sesalkan,” tegasnya.

Sehingga, katanya, dengan alasan itu selama sepuluh tahun dirinya sebagai pendiri belum pernah menghadiri acara seremonial ulang tahun KBB.

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Menumpuk di Pasar Gedebage

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Terjadi penumpukan sampah di Pasar Gedebage, Kota Bandung, Senin (17/5). Tumpukan sampah disebut terjadi menjelang lebaran, akibat …