MES Uji Para Bakal Cawalkot Bandung Soal Ekonomi Syariah

Dialog Ekonomi Syariah Bersama Para Bakal Wali Kota Bandung 2018-2023, di komoleks Pusat Dakwah Indonesia (Pusdai),  Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (16/6/2017). (Foto: Atep/pojokbandung)

Dialog Ekonomi Syariah Bersama Para Bakal Wali Kota Bandung 2018-2023, di komoleks Pusat Dakwah Indonesia (Pusdai), Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (16/6/2017). (Foto: Atep/pojokbandung)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Bandung, Harry Maksoem mengatakan, para bakal walikota Bandung perlu diuji pemahamannya soal konsep ekonomi syariah.


Selain Bandung merupakan tempat cikal bakal lahirnya sistem ekonomi syariah secara institusi, kini perkembangannya cukup pesat dan semakin diterima masyarakat luas.

“Bandung ini menjadi cikal bakal penyelenggaraan ekonomi syariah secara institusi. Memang banyak yang sudah menerapkan konsep ekonomi syariah, tapi tidak secara institusi,” ungkap Harry Maksoem, saat membuka Dialog Ekonomi Syariah Bersama Para Bakal Wali Kota Bandung 2018-2023, di komoleks Pusat Dakwah Indonesia (Pusdai),  Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (16/6/2017).

Institusi pertama yang menerapkan sistem ekonomi Islam ini, lanjut Harry, adalah pengurus Masjid Salman ITB pada tahun 1980-an. Lambat laun sistem ini berkembang ke institusi-institusi lain dan semakin diterima masyarakat luas.

“Hingga akhirnya menjadi bahan dorongan kepada pemerintah untuk membuat undang-undang mengenai sistem ini,” katanya.

Pembuatan regulasi ekonomi syariah itu diawali dengan aturan soal perbankan dengan sistem syariah. Namun, sangatlah sulit mendapat celah dalam undang-undang perbankan untuk membuat aturan tersebut.

“Butuh 10 tahun untuk melahirkan Undang-undang syariah. Yang ada saat ini memnag belum sempurna, tapi setahap-setahap bisa dilaksanakan,” terang Harry.

Selain itu, lanjut dia, sistem ekonomi syariah semakin diterima oleh masyarakat luas. Hal ini dapat dibuktikan dengan menjamurnya kelompok-kelompok ekonomi atau komunitas-komunitas pebisnis yang menerapkan sistem syariah. “Komunitas ekonomi syariah di Bandung sangat banyak,” katanya.

Sejumlah bakal calon walikota, yaitu Khiroul Umam, Arief Budiman, Arfi Rafnialdi, dan Oktri M. Fiardaus, hadir dalam dialog tersebut. Masing-masing memaparkan gagasannya soal sistem ekonomi Islam dalam kaitannya dengan visi kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat Kota Bandung. Wakil Walikota Bandung Oded M. Danial hadir memberikan sambutan dalam pembukaan acara tersebut.

(atp/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

DWP Jabar Gelar Pelatihan Budi Daya Tanaman Hias

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana …

Petugas Temukan Kompor Listrik di Lapas Banceuy

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Banceuy melakukan razia terhadap warga binaannya untuk menyikapi kejadian kejadian di masyarakat, …

Penerima Vaksinasi Masih Fleksibel

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketentuan siapa yang bisa menerima vaksin Covid-19, masih fleksibel. Pasalnya, belum ada hasil penelitian yang valid mengenai …

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

Puluhan Pejabat Ikuti Open Biding

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mendaftar untuk mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) …