2 Kali Sempat Ditutup, Sekolah Islam Indonesia di Jeddah Kini Eksis

Rombongan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) bersama direksi Bank bjb disambut keluarga besar Indonesian Islamic International School (IIIS) Jeddah.

Rombongan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) bersama direksi Bank bjb disambut keluarga besar Indonesian Islamic International School (IIIS) Jeddah.

Kepala Sekolah Eri seorang Doktor perempuan jebolan Universitas Al Azhar Mesir, bersama beberapa penggiat wanita lainnya telah lama berjuang demi berdirinya Sekolah Islam di Jeddah. Ia mengungkapkan tidak mudah memang mendirikan sekolah di Saudi, masalah perizinan, dari Kerajaan maupun dari Kemendikbud, masalah pembiayaan operasional sekolah dan ketersediaan tenaga pengajar, kesemuanya itu selalu menjadi pokok kendala.


“Itulah kenapa IIIS dalam perjalanannya pernah dua kali ditutup, namun kami para wanita di sini bersikeras terus berjuang demi berdirinya sekolah yang menjadi harapan dan kebutuhan warga kita,” kata Eri bernostalgia.

“Ada pepatah, dibalik pria sukses selalu ada wanita kuat di belakangnya, namun kami disini (IIIS-red) semua para wanita lah yang telah berhasil menghadirkan sekolah di negeri orang, para suami cukup tampil setia dan mendukung kami,” seloroh Eri.

“Kami berterima kasih kepada CSR Jawa Barat, kepada Bapak Gubernur, kepada bank bjb, ada program peduli pendidikan sehingga sekolah kami dapat beroperasional kembali”, tutup Eri.

IIIS berlokasi di Jalan Abu Layla Al Asari, di distrik As Safa, Jeddah. Bangunan rumah dua lantai yang disewa menjadi sekolah itu cukup leluasa untuk menampung ratusan anak didik. Ruang-ruang di dalamnya telah di set menjadi kelas-kelas kecil untuk beberapa rombongan belajar. Beberapa furniture  pun nampak telah mengisi ruang kelas. Untuk sementara IIIS menyelenggarakan jenjang pendidikan Sekolah Dasar.

(mun)

Loading...

loading...

Feeds