Begini Awal Persekusi Terhadap Remaja yang Diduga Hina Habib Rizieq

Ilustrasi (Dok.JawaPos.com)

Ilustrasi (Dok.JawaPos.com)

POJOKBANDUNG.com – Tindakan persekusi (perlakuan sewenang-wenang disertai penganiayaan/kekerasan) terhadap PMA (15) yang dianggap menghina Habib Rizieq Shihab berbuntut panjang.


Satu orang warga dan seorang anggota Front Pembela Islam (FPI) dijadikan tersangka setelah memukul korban di Cipinang Muara, Jakarta Timur.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy Febrianto Kurniawan menuturkan, awal mula kejadian ini ketika korban memosting status di Facebooknya.

Saat itu ada rekan korban yang menegur dan meminta alamat kediaman korban.

“Ada satu orang temannya PMA, yang sementara kita cari. Kita upayakan penangkapan. Awalnya, dari postingan Facebook-nya itu. Kemudian, ada seorang temannya, yang menegur, ‘kamu tidak boleh menghina’, dan sebagainya. Terus, minta alamatnya. Begitu dikasih alamatnya, nanti umat Islam yang akan datangin kamu,” tutur Hendy, di Jakarta Jumat (2/6/2017).

Diduga kuat, rekan korban itulah yang menyambungkan ke FPI hingga akhirnya terjadi insiden persekusi.

Menurut dia, bila tertangkap nanti, keterangan rekan korban ini akan disambungkan, apakah benar dia yang memberitahukan ke FPI. “Ya, nanti kita sambung pemeriksaan,” tambahnya.

Namun Hendy belum bisa memastikan, apakah yang memberitahu ke FPI itu adalah rekan sekolah korban atau hanya rekan di Facebook.

“Via Facebook, iya teman sekolah juga. Ini masih kita dalami. Karena bermula dari situ, ada kita capture, screenshot semua, data komunikasinya. Ada temannya yang mengancam,” paparnya.

Saat ini dia menegaskan, pemeriksaan saksi terus digelar oleh mereka. Bahkan dilakukan secara maraton hingga menyangkut ke ketua RW yang membiarkan aksi persekusi dan pemukulan itu.

“Saksi semua termasuk Pak RW masih kita periksa maraton. Kami lihat perannya seperti apa. Kalau dia tahu dengan maksud untuk melakukan intimidasi itu, ya kena,” tukasnya.

Dalam kasus ini, polisi telah menangkap AM dan M, salah satunya adalah anggota FPI yang diduga melakukan persekusi terhadap PMA yang statusnya masih anak-anak.

Untuk mempertanggungjawakan perbuatannya, mereka dijerat pasal berlapis yakni Pasal 80 ayat 1 juncto Pasal 76c UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 170 KUHP.

(elf/jpg)

Loading...

loading...

Feeds

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Jumlah Penduduk Terus Meningkat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Jumlah penduduk di Kota Cimahi terus bertambah, mengakibatkan kepadatan penduduk wilayah Kota Cimahi menjadi yang tertinggi di …