Polisi Geledah Rumah Kontrakan Tempat Rakit Bom Kampung Melayu

aksi penggerebekan oleh Densus 88. FOTO:Ramdhani/Radar Bandung

aksi penggerebekan oleh Densus 88. FOTO:Ramdhani/Radar Bandung

Lokasi penggeledahan kedua yang juga adalah rumah adik kandung AS berinisial IS berada di  Kampung Paledang, Suci Kaler, Kabupaten Garut. ”Sudah selesai semua,” ungkap Yusri.


Sebelumnya, HR dan IS sempat ditangkap dan diperiksa oleh Densus 88 Antiteror pada Jumat (26/5). Namun, keduanya sudah dipulangkan.

Yusri mengungkapkan, penggeledah dan olah TKP kemarin berlangsung kondusif. Tapi, mereka tetap melakukan pengamanan. Baik terbuka maupun tertutup di dua lokasi yang didatangi kemarin.

Garis polisi juga sudah mereka pasang agar tidak ada yang keluar dan masuk lokasi tersebut. Sampai kemarin, Polri masih terus mendalami insiden bom bunuh diri Kampung Melayu.

Di samping penggeledahan dan olah TKP di tempat tinggal AS, enam terduga teroris masih diperiksa secara intensif. Polda Jawa Barat juga terus berupaya menggali data. Meski belum pasti, bukan tidak mungkin ada pihak lain yang mereka amankan.

”Masih kami dalami,” ungkap Yusri.

Sementara itu, kondisi kesehatan mata Bripda Yogi Aryo Yudistiro masih belum pulih benar meski sudah mendapatkan perawatan di General Hospital Singapura.

Pemulihan kondisi mata kanan salah seorang korban bom bunuh diri Kampung Melayu itu pun masih belum bisa dilakukan maksimal lantaran pendarahan belum berhenti.

”Belum bisa diambil tindakan. Darah mengucur dari mata kanan Yogi,” ujar Yuli Hari Utomo, ayah Bripda Yogi ketika dihubungi kemarin.

Loading...

loading...

Feeds