Tidak Rela JK Diserang, Para Tokoh Sulawesi Selatan di Jabar Bereaksi

Ketua KKSS Jabar  bersama anggota berfoto usai berdialog dengan Kapolda Jabar, Irjen Pol Anton Charliyan di Mapolda Jabar. (Solihin Samad)

Ketua KKSS Jabar bersama anggota berfoto usai berdialog dengan Kapolda Jabar, Irjen Pol Anton Charliyan di Mapolda Jabar. (Solihin Samad)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Tidak rela Ketua Badan kehormatan Keluarga Sulawesi Selatan, sekaligus wakil presiden Jusuf Kalla difitnah, warga Sulsel di berbagai daerah bereaksi.


Setelah warga Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Jakarta mengecam Adian Napitupulu dan kelompok solidaritas merah putih (17/5), kini giliran KKSS Jawa Barat menyambangi markas Polda Jabar, Selasa (23/5).

Kedatangan mereka, untuk  menyampaikan aspirasi dan sikap agar persoalan tidak terulang karena berpotensi memecah belah persatuan Bangsa.

Dihadapan Kapolda Irjen Pol Anton Charliyan dan Kabid Humas Kompol Yusri Yunus, Ketua KKSS Jawa Barat Sri Asri Wulandari menjelaskan, dengan adanya orasi yang dilakukan Sylver Matutina dan pernyataan Adian Napitupulu, warga KKSS di Jabar yang mencapai 2 juta jiwa geram, tersulut emosi budaya siri na pace.

Ketua KKSS Jabar  bersama anggota berfoto bersama Kabid Humas Kompol Yusri Yunus usai berdialog langsung dengan Kapolda Jabar,  Irjen Pol Anton Charliyan di Mapolda Jabar.

Ketua KKSS Jabar bersama anggota berfoto bersama Kabid Humas Kompol Yusri Yunus usai berdialog langsung dengan Kapolda Jabar, Irjen Pol Anton Charliyan di Mapolda Jabar.

“Atas nama warga Sulsel yang ada di Jabar, kami mohon pihak kepolisian memproses oknum yang telah memfitnah bapak Wapres JK yang notabene adalah simbol Negara sekaligus tokoh Nasional yang sangat kami hormati,” tegas Sri.

Ia mengatakan, berdasarkan pantauan di grup media sosial warga sulsel di Jabar mulai dari Depok, Sukabumi, Bandung hingga Cirebon menyatakan siap menuntut Adian dan ketua solidaritas merah putih (Solmet) Syilver Matutina.

Kapolda sendiri menegaskan siapapun yang melanggar hukum harus ditindak. Namun masyarakat juga jangan mau diprovokasi oleh oknum oknum tertentu yang ingin melihat Bangsa terpecah.

“Saya mengajak semua komponen masyarakat agar tetap erat persatuannya sebagaimana presiden Bpk Jokowi dan Wapres bpk Jusuf Kalla,” pungkas Anton.

(sol)

Loading...

loading...

Feeds

Dinas Lingkungan Hidup Usulkan Perda TPU

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Tempat Pemakaman Umum (TPU) …

Pemkab Belum Ada Rencana Perbaikan

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, belum ada rencana untuk memperbaiki bangunan sekolah rusak yang terdampak banjir. Kepala Dinas …

Jembatan Cisokan Tak Kunjung Diperbaiki

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Cibanggala dengan pusat pemerintahan Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur ambruk diterjang air Sungai …

Dua Orang Tersangka Masih Buron

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Polres Cimahi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam bentrokan antar geng motor yang terjadi di Jalan Raya …

Kades Merem Melek, Takut Jarum Suntik

POJOKBANDUNG.com, TANJUNGSARI  – Lantaran belum pernah merasakan disuntik sejak 58 tahun. Kepala Desa Kutamandiri Caca Suryana menutup wajahnya dengan menggunakan …

147 Orang Akan di Test Swab

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Berdasarkan hasil tracing Puskesmas Ciwaruga terhadap kontak erat jamaah ziarah yang terpapar COVID-19 di Kampung Pangkalan RW …

Harapan Ekonomi di Tangan Petani

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ditengah situasi pandemi Covid 19, program 5.000 petani milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan …