Praktis, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Jabar Bisa Online Melalui Sipolin, Nih Caranya

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (tengah), Kajati Jabar dan Kapolda Jabar serta Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi, dalam peluncuran Sipolin di Car Free Day Dago, Minggu (21/5).

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (tengah), Kajati Jabar dan Kapolda Jabar serta Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi, dalam peluncuran Sipolin di Car Free Day Dago, Minggu (21/5).

Apabila telah mengisi data pilih menu pembayaran, untuk sementara hanya bisa melalui Bank BJB. Kedepan Bank BRI, BCA, Mandiri, BNI dan Bank Permata akan turut bekerjasama. Setelah menyelesaikan pembayaran tinggal memperlihatkan bukti pembayaran yang ada di aplikasi Sipolin kepada Samsat terdekat.


Sipolin pun akan menunjukkan peta dimana Samsat terdekat dengan posisi anda. Artinya pembayaran melalui aplikasi ini bisa dilakukan diseluruh dunia namun untuk pengesahan tetap harus dilakukan di seluruh wilayah Indonesia dengan batas waktu 14 hari sejak pembayaran.

Aher berharap, tidak ada alasan lagi bagi masyarakat untuk tidak membayar pajak kendaraan terlebih pemerintah sudah menyediakan layanan aplikasi yang sangat mudah.

“Harapannya tentu masyarakat tidak ada alasan lagi untuk tidak bayar pajak. Saya yakin masyarakat yang sadar akan pembangunan dan NKRI pasti akan bayar pajak. Yang jelas ini membuat masyarakat menjadi sangat praktis dan perlu dicatat ini adalah baru pertama kalinya di Indonesia yaitu di Jabar,” pungkas Aher.

Kadirlantas Polda Jabar Kombes Pol Tomex Kurniawan menuturkan, saat ini di Jawa Barat tercatat ada 14 Juta pemilik kendaraan bermotor. Dari jumlah tersebut baru 70 persen atau 4 juta lebih masih belum melakukan pembayaran pajak.

“Dari catatan kami ada 14 Juta kendaraan bermotor dan baru 70 persen yang memenuhi kewajibannya, artinya ada 4 juta lebih yang berpotensi sebenarnya bisa kita raih untuk meningkatkan pembangunan di Jabar pada sektor pajak kendaraan,” tuturnya.

“Masyarakat diberi kemudahan akses tempat dan waktu untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor kapanpun dimanapun dalam situasi apapun,” timpalnya.

“Kami laporkan bahwa e-Samsat sudah menjadi ikon yang luar biasa bagi Jawa Barat jadi dan ini adalah interaksi antara masyarakat dan petugas sudah benar-benar dikurangi dan akan menghilangkan praktek pungli,” tambahnya.

(mun)

Loading...

loading...

Feeds