Kabupaten Bandung Timur Jangan untuk Kepentingan Politik, Kata Pak Kades

Pusat kota Kabupaten Bandung terlalu jauh dengan wilayah Timur seperti Kecamatan Rancaekek dan sekitarnya. Hal ini menyebabkan warga wilayah Bandung timur menginginkan pemekaran

Pusat kota Kabupaten Bandung terlalu jauh dengan wilayah Timur seperti Kecamatan Rancaekek dan sekitarnya. Hal ini menyebabkan warga wilayah Bandung timur menginginkan pemekaran

POJOKBANDUNG.com – Rencana pemekaran Kabupaten Bandung Timur direspons beragam kepala desa. Ada yang setuju, ada yang khawatir.


Kepala Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Emma Dety mengatakan ada keuntungan dari pemekaran. Salah satunya, memudahkan masyarakat di bagian wilayah timur untuk mengurus keperluan administrasi pemerintahan.

Ia menyambut baik jika rencana pemekaran Kabupaten Bandung Timur terealisasi. Ia berharap, pelayanan pemerintah kabupaten akan lebih dekat dan mudah.

Selama ini, akses warga Bandung Timur ke pusat kota di Soreang terkendala jarak. Warga perbatasan di Bandung Timur lebih dekat ke Kota Bandung daripada ke pusat pemerintahan Kabupaten Bandung.

“Memang selama ini ada kesulitan ke Soreang (ibu kota Kabupaten Bandung). Perjalanan jauh,” ujar Emma melalui ponselnya, Kamis (18/5/2017).

Tegalluar hanya salah satu desa dari 15 kecamatan yang ada di Bandung Timur. Jarak desa atau kecamatan ke Soreang beragam jauhnya, namun ada yang berjarak puluhan kilometer. Contohnya dari Kecamatan Rancaekek ke Soreang jaraknya puluhan kilometer.

Selain akses, pembangunan di Bandung Timur juga terlambat dibandingkan Soreang dan sekitarnya. Hal ini dirasakan Ema.

“Selain soal administrasi, pembangunan di wilayah Tegalluar kurang berkembang,” katanya.

Padahal, Bandung Timur menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang besar bagi Pemerintah Kabupaten Bandung yang PAD-nya sekitar 800 miliar. Dari jumlah itu, lebih dari setengahnya berasal dari Bandung Timur yang merupakan kawasan industri.

Ema mengatakan, rencana pemekaran tersebut menggembirakan bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Padamulya, Kecamatan Majalaya, Imas RE Sujana mengaku akan mengikuti hasil kajian yang ada. Apabila Kabupaten Bandung Timur layak berdiri, maka akan mengikuti keputusan hasil kajian.

Namun jika pemekaran wilayah ini malah menyulitkan masyarakat, maka pihaknya tidak akan mendukung.

“Setelah adanya restu dari DPD RI yang memberikan rekomendasi pemekaran Kabupaten Bandung Timur, tokoh-tokoh di Kabupaten Bandung Timur harus benar-benar memperjuangkannya dengan niat untuk menyejahterakan warga,” tandasnya.

“Bukan hanya untuk kepentingan golongan tertentu atau politik semata.”

(apt)

Loading...

loading...

Feeds