Jabar Tuntas Teken MoU dengan Empat Provinsi Tiongkok

POJOKBANDUNG.com, HARBIN – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menuntaskan penandatangan kesepahaman bersama MoU sister province di empat‎ provinsi di Tiongkok setelah secara resmi mengukuhkan sister province dengan Provinsi Heilongjiang.


Sebelumnya Jabar secara berturut-turut menandatangani tiga MoU sister province bersama Ghuangxi Zhuang, Chongqing dan Sichuan.

BACA: Nilai Investasi Sister Province Tiongkok Urutan Ketiga di Jabar setelah Jepang dan Singapura

Hadir Gubernur Heilongjiang Lu Hao bersama ‎wakilnya, Li Haitao dalam penandatanganan tersebut berserta jajaranya. Sementara itu, seperti penandatanganan sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) didampingi istri, Netty Heryawan, Kepala Pusat Fasilitasi Kerja sama Kemendagri Nelson Simanjuntak.

Selain itu, Kepala Biro Pemerintahan dan Kerja Sama Taufiq Budi Santoso, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dadang Mohamad Ma’soem, Kepala Dinas Perhubungan Jabar Dedi Taufik, Wakil Ketua DPRD Jabar Abdul Harris Bobihoe dan Direktur Utama BJB Ahmad Irfan.

Aher mengatakan, kehadirannya di Heilongjiang merupakan kali kedua setelah 2010 Aher pernah berkunjung ke provinsi beribukota Harbin itu dalam kaitannya menjalin tahapan kerja sama Sister ‎Province tersebut.

“Sebagaimana presiden kami Joko Widodo menegaskan, kerja sama luar negeri harus ditingkatkan khususnya dengan Tiongkok. Ini tentu meneruskan kerja sama yang sudah terjadi pada satu tahun lalu kami tingkatkan, baik kerja sama perdagangan, ekonomi, dan kebudayaan,” jelasnya.

Tahun ini perdagangan antara Indonesia dan Tiongkok meningkat menjadi 63 persen. Bahkan di Jabar, investasi Tiongkok meningkat jadi peringkat ketiga setelah menduduki peringkat sembilan. Bahkan wisatawan terbesar Indonesai berasal dari Tiongkok.

“Pada saat yang sama, Jabar dan Heilongjiang memiliki kesamaan yaitu penghasil pangan terbesar. Dan kedua provinsi pekerjaannya pertanian dan nelayan. Kita bersyukur pada Maret 2010 lalu antara kita sudah LoI (lettre of intent) untuk jadi sister province. Kami sepakat kerjasama untuk sektor pertanian, perdagangan, wisata, pendidikan, budaya dan ilmu pengetahuan serta teknologi,” paparnya.

Melalui perjanjian ini, kata Aher, akan jadi payung hukum serta tidak menutup kemungkinan akan berkembang di bidang lainnya.

Loading...

loading...

Feeds

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

Puluhan Pejabat Ikuti Open Biding

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mendaftar untuk mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) …

Lubang Bak Kontrol Dibiarkan Terbuka

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Di Jalan Raya Soreang, tepatnya di depan perempatan lampu merah depan Komplek Pemerintah Kabupaten Bandung terdapat lubang …

Jalan Provinsi di Cikalong Terancam Longsor

POJOKBANDUNG.com, CIKALONGWETAN – Jalan raya Provinsi Cikalong-Cipendeuy terancam putus akibat longsor yang memakan bahu jalan. Berdasarkan pantauan, bahu jalan yang …