Makin Panas! Gerindra-Nasdem Rebutan Ridwan Kamil di Pilgub Jabar

Ridwan Kamil (Foto: Riana Setiawan)

Ridwan Kamil (Foto: Riana Setiawan)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG Partai Gerindra sudah menutup rapat pintu untuk pencalonan Walikota Bandung, Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018.

Partai besutan Prabowo Subianto itu, menyebut orang nomor satu di Kota Bandung yang mereka usung dalam pencalonan Pilwalkot itu inkonsisten dan dinilai berbahaya lantaran berpindah-pindah parpol demi mencari dukungan.

Baca: Petinggi Partai Gerindra Marah Besar pada Ridwan Kamil

“Pindah dalam artian loncat dari partai satu ke partai lain. Itu tidak elok secara politik, meskipun dia (Ridwan Kamil non kader),” tegas Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Gerindra Jabar, Sunatra.

Sunatra membuka cerita ihwal pertama kali mengusung Ridwan Kamil di Pilwalkot 2013 silam. Dari sekian banyak nama, Ridwan Kamil dipilih lantaran masih muda dan dipercaya memiliki gagasan serta inovasi yang sejalan dengan visi dan misi partai.

Baca: Gerindra Pastikan Sudah Coret Ridwan Kamil, Alasannya… Ngeri!!

Akan tetapi, akhir dasawarsa 2013 saat sejumlah lembaga survei merilis nama Ridwan Kamil sebagai pemenang sementara, perlahan sikapnya berubah.

Padahal, sejak awal Gerindra menyadari Ridwan Kamil yang sekarang menjelma menjadi tokoh populer bukan karena sosok pribadi, tapi terangkat lantaran Kota Bandung yang sedari dulu dikenal sebagai landmark Provinsi Jabar.

“Coba Ridwan Kamil jadi Bupati Sumedang, apakah bisa terkenal seperti sekarang?,” tanya Sunatra.

“Emil (Ridwan Kamil) bagus ya’ kami akui. Orang seperti ini yang akan kami bawa untuk membangun negeri dengan tahapan tadi. Tapi Emil tidak sabaran, ketika mendapat iming-iming jabatan langsung menerima,” lanjutnya.

loading...

Feeds

PKB Polisikan Ustad Yahya Waloni

Sekjend PKB Abdul Kadir Karding melaporkan Ustad Yahya Waloni ke Bareskrim karena pernyataannya dianggap menghina Megawati Soekarnoputri, Ma’ruf Amin dan …

Kasus Narkotika Turun, Tersangkanya Membeludak

Makin banyak orang yang terjerat bandar narkotika. Jumat (21/9) Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Bareskrim mengungkapkan adanya kenaikan jumlah …