Serapan Anggaran Provinsi Jawa Barat 2016 Capai 93,6 Persen

Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan dan Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari.

Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan dan Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Penyerapan anggaran Pemprov Jawa Barat untuk tahun 2016 mencapai 93,6 persen. Angka serapan anggaran itu menjadi yang tertinggi diantara provinsi lain di Indonesia.


“Ini belum ada dalam sejarah, ini tertinggi diantara Provinsi lain di Indonesia. Semua penyerapan anggaran pada seluruh Dinas telah maksimal hingga seluruhnya mencapai 93,6 persen tahun 2016,” aku Gubernur Jabar Ahmad Heryawan usai Rapat Paripurna Istimewa DPRD Jabar beragendakan Laporan Pansus I tentang Pembahasan LKPJ Gubernur Akhir Tahun 2016, Penetapan Hasil LKPJ Gubernur Akhir Tahun 2016 dan Penyampaian Rekomendasi kepada Gubernur Jabar mengenai Hasil Pembahasan LKPJ Akhir Tahun 2016, pada Selasa (02/05/2017) malam di kantor DPRD Jabar Jalan Diponegoro Bandung.

Dalam laporan Pansus I DPRD Jabar disebutkan, angka-angka perkembangan makro dan mikro ekonomi secara umum mengalami peningkatan. Kemudian, sepanjang tahun 2016 program-program pembangunan yang dilakukan Pemprov Jabar telah berhasil dan membuahkan 22 penghargaan dari pemerintah pusat untuk tingkat nasional.

“Alhamdulillah semua berjalan lancar, angka-angka perkembangan makro maupun mikro ekonomi seluruhnya secara umum naik ya. Kita pun tak menyangka program pembangunan yang kita buat menghasilkan penghargaan walaupun semenjak awal pembangunan kita tidak diniatkan mendapatkan penghargaan,” ungkap Heryawan.

Ia pun menyadari masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan pembangunan di tahun 2016 tersebut dan telah menjadi catatan untuk perbaikan di tahun berikutnya. Walaupun angka pengangguran naik namun pada saat yang sama angka kemiskinan mengalami penurunan. “Saya katakan bahwa seluruh indikator makro Jabar tahun 2016 seluruhnya positif kecuali di angka pengangguran yang sedikit naik namun disaat yang sama angka kemiskinan kita turun signifikan,” tuturnya.

Loading...

loading...

Feeds