Pasca-Kecelakaan di Ciloto, Polres Cimahi Cegat Bus di Gerbang Tol

Kapolres Cimahi AKBP Ade Ary Syam Indradi (kiri) ikut memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan.

Kapolres Cimahi AKBP Ade Ary Syam Indradi (kiri) ikut memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan.

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pasca kecelakaan maut di Ciloto Cianjur, Jawa Barat menewaskan 11 orang, jajaran Kepolisian Resor Kota Cimahi melaksanakan razia gabungan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi menyasar kendaraan angkutan yang melintas di Gerbang Tol Baros II.


Kendaraan bus dan truk yang melintas diberhentikan oleh pihak kepolisian dan Dishub untuk diperiksa kelengkapan surat pengendara, uji KIR dan yang terpenting kondisi kendaraan.

“Kita mencegah jatuhnya lebih banyak korban, kita periksa semua kelengkapan dan kondisi kendaraan. Seperti lampu, wiper, sein, dan mesin,” ungkap Kapolres Cimahi, AKBP Ade Ary Syam Indradi ditemui disela-sela razia.

Pihak kepolisian dan Dishub juga memeriksa kelengkapan alat pemecah kaca dan alat pemadam api ringan apabila terjadi kecelakaan untuk mengevakuasi penumpang.

Agar pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, anggota Kepolisian Satuan Lalu Lintas mengecek kondisi mesin dan lampu hingga ke bagian kolong kendaraan, sehingga semuanya bisa dibilang aman.

“Kita mengimbau juga kepada sopir, agar tidak meremehkan kondisi kendaraannya. Alasannya jelas, karena mereka membawa banyak nyawa. Kepada penumpang, kita juga berpesan agar menegur sopirnya kalau ugal-ugalan ketika berkendara,” tegas Ade Ary.

Dalam razia, terdapat satu unit bus jurusan Cimahi – Jatinangor yang bermasalah, karena nomor kendaraan di STNK dengan yang terpasang di fisik bus berbeda.

Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak kepolisian kemudian memanggil pengelola bus serta memindahkan penumpangnya ke armada bus lainnya.

“Sekarang pengelolanya kita panggil, dan terpaksa penumpangnya harus kita turunkan. Biar jadi tanggung jawab dari si pengelola seperti apa mengangkut penumpang yang kita turunkan,” terang Ade Ary.

Sementara itu, menurut salah satu penumpang, apa yang dilakukan oleh pemilik bus sangat tidak bertanggungjawab, dan berharap bisa diberikan hukuman yang sesuai. Pasalnya, pengurus atau pemilik armada dianggap lalai dalam menerapkan standar keamanan yang diberikan pihak kepolisian.

“Ya jelas merugikan, bisa dibilang tidak memperdulikan penumpang, bisa saja onderdil yang lain dalam kendaraan rusak,” ujar Erik, penumpang bus.

Dari hasil pemeriksaan kendaraan angkutan umum dan angkutan barang, didapatkan 87 pelanggar. barang bukti yang diamankan terdiri dari ; SIM, 12 Stnk, 70 Kendaraan, 5.

(gat)

Loading...

loading...

Feeds

BMKG Bakal Pantau Hilal 1 Syawal 1442 H

BMKG Bakal Pantau Hilal 1 Syawal 1442 H

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – BMKG Stasiun Bandung turut melakukan pemantauan hilal atau rukyat hilal 1 Syawal 1442 H untuk penetapan Idul …