Siapa Bilang Anak TK dan SD Tidak Bisa Bikin Video?

Workshop pembuatan video “Hayu Ah 2017

Workshop pembuatan video “Hayu Ah 2017" Sunday Screen. Foto: Sunday Screen

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Siapa bilang anak TK dan SD tidak bisa membikin video? Komunitas Sunday Screen sudah membuktikannya.

Komunitas film dan video asal Bandung tersebut mengajari sekitar 60 anak dari Rumah Belajar Saraswati dan TK BPI Bandung.

Hasilnya, secara ide video buatan anak-anak belia itu luar biasa. Meski tentu saja secara teknis masih banyak yang harus diperbaiki.

Acara pembuatan video untuk anak tersebut diberikan Komunitas Sunday Screen lewat workshop bertema “Hayu Ah” 2017. Workshop ini digelar di tiga tempat, yakni Rumah Belajar Saraswati di Tegalega, TK BPI, dan SD Juara.

Baca Juga:

Nikita Willy Bintangi Film Komedi Absurd Terinspirasi Bom Panci Bandung

Penonton Kartini Sedikit, Hanung Bandingkan dengan Film Tjokroaminoto dan Soekarno

Wow! Film FF8 Patahkan Rekor Star Wars dan Jurassic World

Wow, Beauty And The Beast Masuk Kategori Film Berpendapatan USD 1 Miliar

“Masing-masing tempat sekitar 30 anak usia TK dan SD. Sedangkan yang di SD Juara baru akan kita mulai. Kita ingin mengenalkan anak pada literasi media,” kata Shinta Widyana, salah seorang pegiat Sunday Screen, kepada Pojokbandung.com, Selasa (25/4/2017).

Ia menjelaskan, “Hayu Ah” merupakan program rutin pembuatan video Sunday Screen. Komunitas yang awalnya didirikan mahasiswa Fikom Unisba itu menggelar program pertamanya sejak 2010, kemudian 2014.

Kini, program serupa kembali digelar di tengah kian masifnya paparan informasi di era digital.

“Biar anak-anak sedikit-sedikit paham juga mana informasi baik dan mana yang tidak baik,” terang perempuan berkerudung ini.

Sebelum pembuatan video, anak-anak diberi materi literasi media yang sederhana. Misalnya, jika ada tayangan televisi yang mencantumkan logo “SU” artinya bebas ditonton oleh semua umur.

Ada juga tayangan yang tidak boleh ditonton anak-anak, dan seterusnya.

“Setelah diberi pembekalan, baru mereka membuat video. Mereka sutradaranya, produser, dan pemainnya. Kita memfasilitasi saja,” ujarnya.

Ia menambahkan, selama workshop dirinya dibantu pegiat Sunday Screen lainnya, Yopie Nugraha dan Yuda Samakta. Semuanya alumnus Fikom Unisba.

(imn/pojokbandung)

 

Loading...

loading...

Feeds

DWP Jabar Gelar Pelatihan Budi Daya Tanaman Hias

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana …

Petugas Temukan Kompor Listrik di Lapas Banceuy

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Banceuy melakukan razia terhadap warga binaannya untuk menyikapi kejadian kejadian di masyarakat, …

Penerima Vaksinasi Masih Fleksibel

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketentuan siapa yang bisa menerima vaksin Covid-19, masih fleksibel. Pasalnya, belum ada hasil penelitian yang valid mengenai …

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …