Puncak Hari Air Sedunia XXV, Aher: Citarum Ingin Bersih, Adopsi Budaya Masyarakat Mesir

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) saat temu wicara dengan salah seorang petugas pintu air pada peringatan Hari Air Sedunia XXV, di kawasan Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, Kamis (27/4).

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) saat temu wicara dengan salah seorang petugas pintu air pada peringatan Hari Air Sedunia XXV, di kawasan Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, Kamis (27/4).

POJOKBANDUNG.com, SUMEDANG- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengajak masyarakat menjaga kualitas dan ketersediaan air. Ia menekankan hal itu saat menghadiri puncak peringatan Hari Air Sedunia XXV, di kawasan Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, Kamis (27/4).


Menurutnya, permasalahan air yang merupakan kebutuhan primer manusia dan semua mahluk hidup. Maka air harus serius ditangani.  “Tak ada kehidupan tanpa air, jaga kualitas dan kuantitas air dengan baik dari mulai hulu sampai hilir,” ungkap Aher.

Ia mengaku prihatin dengan kebiasaan masyarakat yang belum bisa menjaga dan melestarikan air, seperti mencemari air dengan limbah rumah tangga atau limbah industri.

Kepala Dinas SDA Provinsi Jawa Barat, Nana Nasuha Sp1 saat memberi sambutan  pada peringatan Hari Air Sedunia XXV.

Kepala Dinas SDA Provinsi Jawa Barat, Nana Nasuha Sp1 saat memberi sambutan pada peringatan Hari Air Sedunia XXV.

Aher mencontohkan sungai Citarum yang menjadi tempat pembuangan segala jenis limbah, dari industri sampai rumahtangga. Hal itu menandakan kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian air.

Akibatnya sungai terpanjang di Provinsi Jawa Barat tersebut saat ini masuk pada kondisi kritis, dengan tingkat pencemaran yang tinggi. Aher pun meminta masyarakat mencontoh budaya masyarakat Mesir, yang hingga kini konsisten menjaga kelestarian sungai Nil.

“Kita harus membangun budaya orang Mesir, bagaimana program air bersihnya bisa berjalan. Citarum bestari kemudian bisa menjadi contoh perlahan tapi pasti,” ungkapnya.

Ia berharap berbagai program pelestarian air di Jabar akan mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya air agar terus dijaga. Sehingga di masa yang akan datang, air di Jabar akan melimpah dan terjaga keasriannya.

Loading...

loading...

Feeds

Dinas Lingkungan Hidup Usulkan Perda TPU

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Tempat Pemakaman Umum (TPU) …

Pemkab Belum Ada Rencana Perbaikan

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, belum ada rencana untuk memperbaiki bangunan sekolah rusak yang terdampak banjir. Kepala Dinas …

Jembatan Cisokan Tak Kunjung Diperbaiki

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Cibanggala dengan pusat pemerintahan Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur ambruk diterjang air Sungai …

Dua Orang Tersangka Masih Buron

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Polres Cimahi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam bentrokan antar geng motor yang terjadi di Jalan Raya …

Kades Merem Melek, Takut Jarum Suntik

POJOKBANDUNG.com, TANJUNGSARI  – Lantaran belum pernah merasakan disuntik sejak 58 tahun. Kepala Desa Kutamandiri Caca Suryana menutup wajahnya dengan menggunakan …

147 Orang Akan di Test Swab

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Berdasarkan hasil tracing Puskesmas Ciwaruga terhadap kontak erat jamaah ziarah yang terpapar COVID-19 di Kampung Pangkalan RW …

Harapan Ekonomi di Tangan Petani

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ditengah situasi pandemi Covid 19, program 5.000 petani milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan …