Waduh, Pejabat SOTK Baru KBB Langsung Tagih Mobil Dinas

Ilustrasi

Ilustrasi

“Sebenarnya kami hanya memfasilitasi pengadaan itu ke ULP. Untuk anggaran diserahkan kepada dinas masing-masing,” ujarnya.


Untuk melakukan pengadaan barang dan jasa, Asep mengungkapkan, pihaknya hanya menentukan spesifikasi kendaraan. Untuk pejabat eselon II, diberi kendaraan dinas berkapasitas 2.000 cc, sedangkan untuk pejabat eselon III maksimal 12.500 cc.

Menurutnya, keterlambatan penyediaan kendaraan dinas bagi pejabat pada SOTK baru ini tak hanya terjadi di KBB, tetapi juga di berbagai daerah lainnya di Indonesia.

Dia berharap agar e-katalog dari LKPP segera diterimanya agar pengadaan kendaraan dinas bisa segera dilakukan. “Biasanya, April sudah ada e-katalog, tetapi sekarang belum keluar juga. Jadi, kita tunggu saja,” katanya. (bie)

Loading...

loading...

Feeds