Kejam! Anak Mutilasi Ibu Kandung dan Simpan Jasadnya dalam Kulkas

Apartemen tempat peristiwa pembantaian dan mutilasi terjadi (kiri). Foto kanan, si anak super durhaka saat di pengadilan.(DAILY MAIL)

Apartemen tempat peristiwa pembantaian dan mutilasi terjadi (kiri). Foto kanan, si anak super durhaka saat di pengadilan.(DAILY MAIL)

Polisi yang segera mendatangi apartemen kediamannya, cukup kesulitan menemukan mayat korban, jika Gong tidak membuka aib sendiri yang selama itu dirahasiakannya. ‘’Dia ada di dalam kulkas.’’


Seorang petugas polisi yang membuka lemari es itu kaget luar biasa. Kulkas itu nyaris dipenuhi potongan anggota tubuh manusia. Seking penuhnya, sampai potongan kaki wanita malang itu jatuh ke lantai saat pintu kulkas terbuka.

Yu Wei Gong sendiri, tidak berbicara sepatah kata pun, baik menolak maupun mengakui, setelah tuduhan membunuh terhadapnya dibacakan. Menurut polisi, pria sadis itu berdalih dia tidak sengaja membunuh ibunya setelah wanita itu marah karena dia mau bekerja dan enggan melanjutkan kuliahnya.

Seperti diberitakan di laman Associated Press, otopsi terhadap korban mengarah pada kesimpulan bahwa wanita itu dipukul dengan benda tumpul di kepala.

Pengelola apartemen itu sendiri, sesuai pengakuanya pada polisi, sudah tidak lagi pernah melihat wanita tersebut sejak Hari Natal lalu. Begitu juga majikan tempatnya bekerja, Liu Yun Gong, yang sempat heran korban tidak masuk kerja pada 21Agustus tahun lalu.

Dia coba menelepon korban, namun diterima adalah (Yu Wei Gong) yang memberitahukan bahwa ibunya berada di sebuah pulau lain di Hawaii.

Anak super durhaka ini menetap di Hawaii sejak kepindahannya dari China ketika berusia 19 tahun. Ia tinggal bersama ibu kandung yang dibunuh dan dimutilasinya itu, yang menikah dengan penduduk setempat. Ayah tirinya itu meninggal dunia pada tahun 2014.

(daily mail/zar/jpg/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

PTM Terbatas Harus Fokus pada Hal Esensial

POJOKBANDUNG.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) meminta penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas perlu berfokus pada hal …