Warga Kota Bandung Ikut Resah Kabar BBM Tercampur Air

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG, BANDUNG- Pemilik kendaraan di Kota Bandung mulai resah dengan maraknya kabar beredarnya Bahan Bakar Minyak (BBM) tercampur air.

Mereka pun menuntut pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk selalu mengecek kondisi tangki penyimpanan BBM di SPBU.

Salah seorang pengendara, Tri Aldi (26) mengaku resah jika kasus tersebut sampai terjadi di Kota Bandung.

Senada, warga lainnya, Erik Setiawan yang dijumpai mengaku cemas dengan kasus yang menimpa sejumlah kendaraan tiba-tiba mogok usai mengisi BBM yang ternyata terkontaminasi air hujan.

“Cemas sudah pasti. Kan saya setiap hari memakai BBM untuk sepeda motor,” ucapnya.

Ia menyebut, meskipun kejadian tersebut belum dialaminya tapi dia berharap hak konsumen terlindungi. “Jika dibiarkan khususnya oleh petugas SPBU itu akan merugikan konsumen,” tandasnya.

Menyikapi ini, sejumlah SPBU di Kota Bandung mulai perketat pasokan BBM dan langsung mencek kualitas kandungan cairan di tangki penyimpanan.

“Saat ramai dibicarakan kami langsung lakukan pengecekan,” kata Soni Sondari, Kepala SPBU 34 – 40315, Cibiru, Kota Bandung.

Soni menambahkan, untuk mengantisipasi terjadinya kontaminasi BBM dengan air pihaknya selalu melakukan upaya pengecekan secara berkala.

Misalnya, dengan mengukur ketinggian cairan BBM menggunakan deepstick yang diolesi pasta minyak untuk mendeteksi kandungan air. “Jika ada kandung air pasta tersebut itu berwarna merah dan sejauh ini belum pernah terjadi,” akunya.

Namun demikian, Soni menyadari, musim pada musim penghujan seperti saat ini sangat berpotensi rembesan air masuk ke dalam tangki penyimpanan BBM. “Cuaca tidak bisa ditebak. Kami bisa mengantisipasi saja,” pungkasnya.

(cr1)

loading...

Feeds

bandung

Aset Koperasi Capai Rp13 Triliun

POJOKBANDUNG.ID, BANDUNG – Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana mengatakan aset koprasi di Kota Bandung mencapai Rp13 triliun. Besaran nilai tersebut …

XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat

XL Axiata Tbk (XL Axiata) bersama dengan Vocus Group dan Alcatel Submarine Networks telah berhasil menyelesaikanproyek pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut(SKKL) Australia-Indonesia-Singapura. Proyekpembangunan yang dimulai sejak Desember 2017 tersebut telah selesai pada kuartal ketiga 2018 dan langsung dimanfaatkan awal Oktober 2018. 

SOYJOY Ajak Ahli Gizi Update Keilmuan

Amerta Indah Otsuka adalah perusahaan yang berkomitmen sejak dulu untuk memproduksi produk-produk sehat yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat banyak.

Persib Vs Arema, Akhir tanpa Pemenang

Persib Bandung bertarung  melawan Arema FC di leg pertama 16 besar Piala Indonesia. Maung Bandung sempat unggul lebih dulu, sebelum akhirnya Arema …