Tan Malaka di Gedung DPR, Imuwan Belanda Berkaca-kaca

Diskusi publik bertajuk Pemikiran & Perjuangan Tan Malaka di DPR RI. Foto: Wenri Wanhar/JPNN.com.

Diskusi publik bertajuk Pemikiran & Perjuangan Tan Malaka di DPR RI. Foto: Wenri Wanhar/JPNN.com.

 

POJOKBANDUNG.com – Maret menjadi bulan istimewa bagi pengagum Tan Malaka. Pada 23 Maret 1963, konseptor pertama Republik Indonesia ini dinyatakan sebagai pahlawan Nasional melalui Ketetapan Presiden RI No 53.

Bulan ini pula terjadi sejarah di Gedung DPR RI. Senin, 27 Maret lalu, DPR menggelar diskusi publik bertajuk “Pemikiran & Perjuangan Tan Malaka”.

Diskusi digelar di Operation Room, Gedung Nusantara—gedung yang serupa cangkang kura-kura—di DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta.

Diskusi tersebut jadi peristiwa bersejarah. Konon, sejak medio 1960-an ketika Orde Baru berkuasa, baru kali itu sosok perjuangan dan pemikiran Tan Malaka dibahas secara terbuka di gedung wakil rakyat.

Bekerjasama dengan Institute for Policy Studies (IPS), diskusi itu menghadirkan Harry A. Poeze, ilmuwan Belanda yang 40 tahun lebih mendidikasikan hari-harinya untuk meneliti Tan Malaka.

Di samping Poeze, duduk di sudut kiri (lihat foto; dari kiri ke kanan), pembicara lainnya ada  Hengky Novaron Arsil Dt Tan Malaka (keturunan ke-7 Raja Adat Kelarasan Bungo Setangkai).

Lalu, Fadli Zon (Wakil Ketua DPR RI), Muhammad  Tri Andhika (Direktur IPS selaku moderator), dan Mohammad Iskandar (sejarawan).

Saking penuhnya, sejumlah orang yang tak kebagian kursi, mau tak mau harus berpuas diri menyimak diskusi di sudut-sudut.

Acara yang digagas Fadli Zon itu cukup disambut antusias.

Atas nama lembaga pemerintahan, sejak Orde Baru, sebetulnya perhelatan di DPR tadi merupakan acara kedua yang merundingkan Tan Malaka.

Yang pertama diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI bersama Tan Malaka Institute (TMI) di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, 18 September 2016.

loading...

Feeds

AFC Resmi Jatuhkan Sanksi buat PSSI

AFC secara resmi menjatuhkan sanksi kepada PSSI. Hukuman kepada PSSI diputuskan setelah Komisi Disiplin AFC melakukan penyelidikan.

Kontraktor ‘Serang’ Walikota Cimahi Ajay

Sejak Ajay M. Priatna menjabat Walikota Cimahi terhitung Oktober 2017 lalu, sejumlah pemborong maupun kontraktor merasa dirugikan dengan kebijakannya dalam …