Makin Dewasa dan Peduli Masyarakat Kecil, 11 Provinsi Hadiri HUT XV GMBI di Jatinangor

Ketua Umum DPP LSM GMBI Moh Fauzan Rachman menyerahkan cendera mata kepada Kapolda Jabar, Irjen Pol Anton Carlyan MPKN saat perayaan HUT XV GMBI di di Bumi Perkemahan Kiarapayung, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat (Jabar), Selasa (28/3/2017).

Ketua Umum DPP LSM GMBI Moh Fauzan Rachman menyerahkan cendera mata kepada Kapolda Jabar, Irjen Pol Anton Carlyan MPKN saat perayaan HUT XV GMBI di di Bumi Perkemahan Kiarapayung, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat (Jabar), Selasa (28/3/2017).

POJOKBANDUNG.com – Belajar peka, peduli dan sadar. Tiga poin ini menjadi konsep pengabdian untuk menciptakan kader yang mencintai Pancasila. Jiwa pengabdian dibutuhkan untuk menumbuhkan kepekaan dan kepedulian terhadap masyarakat yang terzalimi.


“Membangun jiwa pengabdian ini penting, karena saat ini ada pihak-pihak yang ingin mengoyak bangsa kita. Karena itu, jangan sampai ideologi bangsa yang dilahirkan dengan darah dan air mata hilang di bumi pertiwi,” tegas Ketua Umum DPP LSM GMBI Moh Fauzan Rachman di hadapan puluhan ribuan kader dan anggota saat memeringati HUT XV Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di Bumi Perkemahan Kiarapayung, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat (Jabar), Selasa (28/3/2017).

Fauzan mengatakan, Pancasila harus tetap tegak di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Bahaya laten komunis, korupsi di mana-mana, terorisme, dan intoleransi  mulai mengganggu. Oleh karena itu, kita sebagai anak bangsa harus di depan. Kita harus lebih mementingkan kepentingan bangsa dan negara ketimbang individu atau kelompok. Kawal terus Pancasila dan NKRI harga mati. Siapa yang mencoba merusak tatanan berbangsa dan bernegara, maka GMBI akan menjadi garda terdepan untuk melawannya,” tandas Fauzan.

Sementara Kapolda Jabar, Irjen Pol Anton Carlyan MPKN mengaku, puas dengan kiprah GMBI selama ini. Betapa tidak, lembaga yang pernah dibinanya ini selalu berada di garda terdepan dalam membela ideologi bangsa.

“Saya pernah sebagai pembina harian GMBI. Alhamdulillah hasilnya cukup bagus. Dan bukan hanya GMBI. Saya sebagai pembinan di 50 lebih LSM dan ormas, tapi yang paling dekat adalah GMBI. Makanya, seluruh pejabat teras Polda Jabar hari ini saya hadirkan di HUT XV GMBI, seperti Dir Intelkam, Dir Sabara dan Sat Brimob,” aku Anton.

Di mata Anton, GMBI adalah LSM yang beriorentasi bela negara dan Pancasila. Orang nomor satu di Polda Jabar ini kembali menegaskan, bahwa langkah GMBI melakukan pembelaan terhadap Pansila adalah tanpa ada perintah dari dirinya tapi karena inisiatif sendiri.

“Salah satu LSM yang sudah melakukan kerjasama dengan Lemhanas hanya GMBI. Selain itu, GMBI merupakan lembaga sosial kontrol yang memperjuangkan masyarakat bawah. Makanya lembaga ini dekat dengan Kejati, polisi, dewan, bahkan BIN, ya karena sosial kontrolnya. Terus terang, saya sering memperoleh informasi yang akurat dari GMBI,” ungkap Anton.

Anton juga memuji sikap dan langkah GMBI saat menghadapi perusakan posko GMBI di Bogor, beberapa waktu lalu.

“GMBI tidak seperti dulu. Masalah tersebut justru dihadapi  dengan kesabaran dan ketaatan terhadap hukum. GMBI tidak melakukan pembalasan. Bagaimana kalau saat itu GMBI balas dendam. Daerah jadi tidak aman. Siapa yang salah? Semuanya akan disalahkan. Padahal, saya pribadi sempat waswas tapi alhamdulilah situasi kondusif,” puji Anton yang disambut aplaus puluhan ribuan anggota dan kader GMBI yang memadati lapangan Kiarapayung.

Anton menambahkan, seluruh elemen, termasuk kepolisian, tidak ingin komponen bangsa terpecah hanya karena berita hoax. Karena itu, ia berharap GMBI bisa membangun media sosial (medsos) yang positif, supaya sekecil apapun informasi dikelola dengan baik.

“Untuk menjaga Pancasila atau NKRI tidak harus dengan kekerasan, tapi juga siasat. Dan siasat yang paling hebat adalah pengendalian diri dan sabar. Tapi saya melihat GMBI semakin dewasa,” kata Anton

Loading...

loading...

Feeds

Ada Efek Pegal-pegal dan Ngantuk

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Setelah disuntik vaksin, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana tidak berencana melakukan kegiatan yang terlalu berat. “Setelah …

Dinas Lingkungan Hidup Usulkan Perda TPU

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Tempat Pemakaman Umum (TPU) …

Pemkab Belum Ada Rencana Perbaikan

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, belum ada rencana untuk memperbaiki bangunan sekolah rusak yang terdampak banjir. Kepala Dinas …

Jembatan Cisokan Tak Kunjung Diperbaiki

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Cibanggala dengan pusat pemerintahan Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur ambruk diterjang air Sungai …

Dua Orang Tersangka Masih Buron

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Polres Cimahi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam bentrokan antar geng motor yang terjadi di Jalan Raya …

Kades Merem Melek, Takut Jarum Suntik

POJOKBANDUNG.com, TANJUNGSARI  – Lantaran belum pernah merasakan disuntik sejak 58 tahun. Kepala Desa Kutamandiri Caca Suryana menutup wajahnya dengan menggunakan …

147 Orang Akan di Test Swab

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Berdasarkan hasil tracing Puskesmas Ciwaruga terhadap kontak erat jamaah ziarah yang terpapar COVID-19 di Kampung Pangkalan RW …

Harapan Ekonomi di Tangan Petani

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ditengah situasi pandemi Covid 19, program 5.000 petani milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan …